
Supriadi (tengah) diapit Wakil Wali Kota Liverpool Garry Miler dan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.
JawaPos.com- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah menyeleksi 10 pemain dan 1 pelatih sepak bola unggulan Agustus lalu. Rencananya, mereka akan diberangkatkan ke Liverpool, Inggris, untuk dibina di klub Tranmere Rovers FC. Salah satu yang terbang ke negeri Ratu Elizabeth itu adalah bintang timnas U-16, Supriadi.
Menanggapi keberangkatannya ke Inggris, Supriadi mengaku bersyukur dapat menimba ilmu di sana. Meski, dirinya mengaku harus beradaptasi dengan kondisi cuaca di Liverpool.
Supriadi mengaku sudah mengenal baik dengan anggota tim lain. "Saya bangga karena di sana bisa nyari ilmu, supaya ke depan karir saya bisa lebih baik. Soal adaptasi, saya sudah kenal lama sama mereka, anggota tim lain," beber Supriadi, Sabtu (17/11).
Supriadi dkk akan bertolak dari Bandara Internasional Juanda pukul 07.00 WIB, besok (18/11). Dari Tanah Air mereka menuju ke kota Manchester. Lalu, melanjutkan perjalanan ke Liverpool melalui jalur darat selama 45 menit.
Setelah tiba di markas Tranmere Rovers FC, mereka akan langsung menjalani sesi latihan awal. 10 pemain unggulan asal Kota Pahlwan itu akan menjalani serangkaian tes fisik dan pembinaan yang berlangsung selama 17 hari.
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan, selama perjalanan dari Surabaya ke Liverpool, mereka juga wajib belajar bahasa Inggris. Terutama, memahami istilah sepak bola dalam bahasa Inggris. "Mereka bisa belajar bahasa Inggris saat malam di pesawat. Kosa kata dalam dunia sepak bola saja. Karena kalau pas latihan, terus nggak ngerti bahasa Inggris, kan susah," kata Risma.
Keberangkatan 10 pemain sepak bola unggulan itu merupakan sebuah prestasi. Terutama, bagi nama Surabaya sebagai sister city dengan Liverpool.
Untuk itu, Risma berharap akan ada pemain unggulan lain tiap tahun. Risma juga berharap, ketika 10 pemain tersebut lulus SMP, mereka akan terus berkiprah pada dunia sepak bola.
"Kalau memang mereka (karirnya) bagus, bagaimana caranya, aku akan cari uang. Kalau orang tuanya membolehkan, kami akan sekolahkan sepak bola ke luar negeri. Jadi, akan kami treatment sungguh-sungguh. Nggak setengah-setengah," tegas perempuan asal Kediri tersebut.
Pada kesempatan yang sama, Wakil wali Kota Liverpool Garry Miler mengatakan, para pemain itu akan diberi menu latihan yang berbeda dibanding yang sudah mereka terima di Surabaya beberapa waktu lalu. Dia memastikan, materi pelatihannya, akan sama dengan materi yang pernah diajarkan para pemain terbaik dunia.
"Sepak bola yang terinspirasi dari beberapa pemain terbaik dunia. Misalnya, pemain Liverpool, Everton, Tranmere Rovers dan beberapa pemain dari klub lain yang tidak bisa saya sebutkan karena miliknya kota lain," kata Garry.
Untuk itu, dia berharap para pemain U-16 unggulan tersebut dapat menyerap semua sesi latihan selama berada di Liverpool. Menurutnya, bukan tidak mungkin, kesebelasan tersebut akan menang Piala Dunia pada masa depan.
Berikut 10 pemain asal Surabaya yang berangkat ke Liverpool:
- Mochammad Supriadi, asal SKO Ragunan, Jakarta
- Alfyan Muzhaky, asal SMP Negeri 57 Surabaya

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
