
Kepolisian dan BPBD sedang membantu anak sekolah menyeberangi banjir di Kabupaten Inhu, Riau.
JawaPos.com - Hujan yang mengguyur Riau mengakibatkan beberapa daerah tergenang banjir. Di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), banjir merendam 59 desa di 10 kecamatan. Untuk itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Inhu menetapkan status tanggap darurat.
10 Kecamatan yang dilanda banjir adalah Rengat, Rengat Barat, Pasar Penyu, Lirik, Sungai Lala, Kelayang, Batang Peranap, Rakit Kulim, Peranap dan Kuala Cenaku. Adapun status tanggap darurat sudah ditetapkan sejak 5-25 November 2018.
"Sudah ditetapkan tanggap darurat oleh BPBD setempat. Maka dari itu, kami sudah mengirim bantuan ke sana," kata Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Riau Edward Sanger, Jumat (9/11).
Bantuan yang disalurkan beragam. Di antaranya lauk-pauk, tambahan gizi, perlengkapan makan, kebutuhan bayi, sandang, kebutuhan keluarga, matras, perahu, pelampung, tenda pengungsian, dan lainnya. "Kantong mayat juga dikirim, sebagai antisipasi saja. Korban jiwa alhamdulilah tidak ada," sebutnya.
Saat ini, ketinggian air di Inhu bervariasi. Mulai setinggi tumit dan lutut orang dewasa hingga mencapai satu meter. Meski begitu, 1.496 kepala keluarga dengan 3.275 jiwa tetap bertahan di 1.437 rumah masing-masing.
"Karena sifatnya tahunan, jadi masyarakat sudah terbiasa. Meski begitu, bantuan tetap dikirim untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat," terang Edward.
Selain menggenani permukiman warga, banjir akibat luapan Sungai Indragiri juga merendam 41 sekolah, sawah seluas 65 hektare, kebun karet serta sawit 175 hektare, dan kebun palawija 35 hektare. Selain Indragiri Hulu, daerah lain yang juga direndam banjir adalah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing). Tapi daerah itu belum menetapkan status siaga maupun tanggap darurat banjir.
"Seharusnya sudah ditetapkan. Tapi saya belum ada menerima SK penetapannya sampai sekarang. Di sana kan nggak ada BPBD-nya. Jadi Dinas Sosial yang bertugas mendata," terangnya.
Atas kejadian ini, Edwar mengajak dinas terkait untuk memberi perhatian. Baik Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan maupun Dinas Pekerjaan Umum. Sebab korban banjir juga membutuhkan pemeriksaan supaya tak terserang penyakit. "Sekolah ada juga yang terendam. Ini diperhatikan bersama. Begitu juga dengan fasilitas umum, ada yang terendam," ulas Edward.
Sebelum Indragiri Hulu, kabupaten lainnya seperti Rokan Hulu, Rokan Hilir dan Pelalawan, juga sudah menetapkan status siaga darurat banjir. Tapi masanya sudah lewat karena banjir mulai surut. "Tinggal Kuansing dan Indragiri Hulu. Kalau Kampar itu masih waspada," ucapnya.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
