
Foto tangkapan layar saat proses pencarian korban hilang. (Instagram @basarnasnias)
JawaPos.com – Satu unit speedboat kayu digunakan untuk mengangkut wisatawan yang hendak berlibur ke Pinang Resort, Pulau Pinang, Kabupaten Aceh Singkil dikabarkan hilang kontak pada (13/8). Setelah Basarnas Nias menerima kabar hilangnya kapal, operasi pencarian seketika dilakukan dengan menggerakkan personil menuju LKP (Last Know Position).
Pada (13/8) pukul 15.00 WIB, 2 unit speedboat kayu dengan dengan masing-masing 10 dan 7 POB (Person on Boat) berangkat dari Nias Utara menuju Pulau Pinang, Kabupaten Aceh Singkil. Di tengah perjalanan menuju lokasi, cuaca buruk terjadi. Dikabarkan satu unit speedboat yang mengangkut 10 orang memutuskan menepi dan berlindung di Pulau Sarang Alu, sedangkan satu unit speedboat lainnya yang mengangkut 7 orang memutuskan tetap melanjutkan perjalanan.
Kedua speedboat berpisah sekitar pukul 18.00 WIB saat cuaca memburuk, setelah salah satunya memutuskan menepi ke pulau terdekat. Namun sesampainya di Pinang Resort hanya ada satu speedboat yang datang, yaitu rombongan yang memutuskan menepi guna berlindung dari cuaca buruk tersebut.
“Sekitar 1308 2218 G pihak pinang resort melaporkan bahwa 1 speedboat dengan 10 POB sudah tiba di pulau pinang, sedangkan 1 speedboat lainnya dengan 7 POB belum sampai juga,” tulis dalam penjelasan Basarnas Nias seperti dikutip JawaPos.com, Selasa (15/8).
Kepala Basarnas Nias, Octaviano, menyatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan BCC, Pengelola Pinang Resort, Satgas SAR Pulau Banyak dan Panglima Laut Pulau Banyak terkait dengan posisi terakhir dan keadaan korban.
Ketujuh korban yang dinyatakan hilang terdiri dari 4 WNA asal Australia yaitu, Elliot Foote, Steph Weisse, Will Teagle, dan Jordan Short. Sementara 3 WNI yang termasuk dalam rombongan yaitu Yunardi Ardi (Manager), Fivan (Crew), Kibal (Crew).
Saat ini proses pencarian korban hilang difokuskan dengan menyusuri posisi terakhir speedboat di sekitaran Pulau Sarang Alu dan Kepulauan Banyak melalui jalur laut dan udara. Melalui pantauan JawaPos.com pada media sosial Basarnas Nias, korban hilang belum ditemukan setelah upaya pencarian melalui jalur laut dan udara (14/8).

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
