
DEMO: Puluhan ribu warga Boyolali turun ke jalan mendesak agar Prabowo Subianto meminta maaf terkait pidatonya baru-baru ini yang tengah viral di medsos, Minggu (4/11).
JawaPos.com - Viralnya video pidato capres nomor urut 02, Prabowo Subianto, mengingatkan pada kasus viralnya kasus Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Dalam kasus tersebut ada pemotongan durasi video sebelum diviralkan.
Menanggapi kemiripan kedua kasus tersebut, tim Prabowo-Sandi menegaskan bahwa kedua kasus tersebut tidaklah sama. Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Ferry Juliantono mengatakan, antara kasus viralnya video Ahok dengan Prabowo sangatlah berbeda.
Kasus Ahok sudah masuk ranah agama. Ahok disebutnya sudah mengutip ayat Alquran, padahal Ahok sendiri bukanlah beragama Islam. "Beliau tidaklah dari agama Islam dengan persepsi yang kemudian direspons adanya penistaan," terang Ferry kepada JawaPos.com, Minggu (4/11).
Sedangkan, Ferry melanjutkan, dalam kasus viralnya video pidato Prabowo yang dianggap melecehkan martabat warga Boyolali tersebut tidak ada niat untuk menyinggung perasaan warga Boyolali. Melainkan, hanya menyampaikan perumpamaan terkait ketimpangan ekonomi yang sudah menjadi fenomena nasional.
"Dalam pidato tersebut tidak bermaksud untuk menyinggung, tetapi hanya bermaksud untuk menyampaikan ketimpangan," katanya.
Dan hal ini menurutnya sudah bisa dibedakan mana ungkapan yang menyinggung dan mana yang tidak menyinggung. Parahnya, kondisi ini kemudian dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu dengan tujuan agar masyarakat Boyolali terpengaruh.
"Ada pihak yang sengaja menggunakan isu ini. Kami meminta agar isu ini tidak dimanfaatkan untuk kepentingan politik," tandasnya.
Untuk diketahui, saat peresmian posko pemenangannya di Boyolali, Prabowo menyebut warga Boyolali tidak mampu masuk hotel berbintang lantaran tidak memiliki tampang orang kaya.
Berikut ini kutipan kalimat yang diucapkan oleh Prabowo Subianto dalam video berdurasi 58 detik yang viral di medsos.
Hotel-hotel mewah sebut saja hotel di dunia yang paling mahal ada di Jakarta, ada Ritz Charlton, ada Waldorf Astoria. Namanya saja kalian nggak bisa sebut, dan macam-macam itu semua. Saya yakin kalian tidak pernah masuk hotel-hotel tersebut. Betul? (betul jawab peserta). Dan kalau masuk, mungkin kalian diusir. Mungkin tampang-tampang kalian tidak tampang orang kaya. Tampang-tampang kalian tampang Boyolali ini.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
