
AKBP Antonius Agus Rahmanto (kanan) didampingi Kasatreskrim AKP Dimas Ferry Anuraga. (Eko Sulistyono/Jawa Pos)
JawaPos.com - Pelaku pembunuhan di Tanah Merah, Kecamatan Kenjeran, tiga hari lalu belum juga tertangkap. Anggota Polres Pelabuhan Tanjung Perak menyebar gambar wajah dua orang yang terekam CCTV di Rusun Tanah Merah, tempat istri pertama korban tinggal. Mereka ditengarai sebagai pelaku pembunuhan.
Identitas dua orang tersebut juga sudah dikantongi polisi. ''Dugaannya memang mengarah ke mereka,'' ujar Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Antonius Agus Rahmanto dalam konferensi pers kemarin.
Polisi memiliki dua alasan untuk memburu keduanya. Pertama, sebelum terjadi pembacokan, dua orang yang terekam CCTV tersebut mencari korban di rusun tempat istri pertama korban tinggal. Hanya, korban tidak ada di sana.
Kedua, keterangan para saksi yang diperiksa polisi. Mereka kompak mengatakan bahwa ciri-ciri pelaku pembacokan yang dilihat di lokasi kejadian dengan gambar di CCTV yang ditunjukkan polisi memang ada kesamaan. ''Jarak waktu mereka mencari di rusun dengan pembacokan itu hanya sekitar 15 menit. Rusun dengan TKP cukup dekat,'' tambah Kapolres kelahiran Malang tersebut.
Ciri-ciri salah seorang pelaku itu berbadan agak kurus. Dia memakai jaket dan topi ketika mencari korban di rusun di kawasan Tanah Merah. Salah satunya ditengarai sebagai pelaku utama pembunuhan.
Dalam rekaman CCTV, orang tersebut terlihat membawa sesuatu di dalam jaketnya. Dugaan polisi, barang yang dibawa itu adalah pisau yang hendak digunakan untuk membacok korban.
Seorang pelaku lainnya berbadan agak gempal. Ketika mencari korban, dia juga mengenakan jaket dan topi. Usia keduanya diperkirakan sekitar 40-50 tahun. Karena tidak menemui korban, mereka kemudian meninggalkan rusun.
Untuk memudahkan penangkapan, polisi kini sudah menyebar gambar wajah keduanya yang terekam CCTV. Masyarakat yang melihat atau mengetahui para pelaku diharapkan menghubungi polisi melalui nomor 081913707070.
Ciri-ciri pelaku pembunuhan:
Satu pelaku berbadan agak kurus.
Satu pelaku lainnya berbadan gempal.
Memakai jaket dan topi ketika beraksi.
Berusia 40-50 tahun.
Sumber: Diolah dari berbagai sumber

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
