Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 9 Maret 2019 | 18.57 WIB

Terjerat Jaring Warga, Buaya Sungai Sordang akan Dibawa ke Siantar Zoo

Warga sekitar berusaha mengevakuasi buaya yang kerap meneror di sekitar Sungai Sordang, Tapanuli Tengah, Sabtu pagi (9/3). - Image

Warga sekitar berusaha mengevakuasi buaya yang kerap meneror di sekitar Sungai Sordang, Tapanuli Tengah, Sabtu pagi (9/3).

JawaPos.com- Buaya yang sempat meneror warga bantaran Sungai Sordang, Desa Makartinauli, Kecamatan Kolang, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Januari lalu akhirnya tertangkap, Sabtu pagi (9/3). Buaya yang diperkirakan memiliki panjang 2,5 meter itu terjerat jaring milik warga.


Entah apa yang membuat buaya itu masuk ke kawasan pemukiman. Namun yang pasti, keberadaan buaya sudah membuat takut masyarakat selama dua bulan terakhir. Pasalnya buaya tersebut kerap menampakkan diri.


Kepala Desa Makartinauli Nasrul mengungkapkan, buaya itu tertangkap sekira pukul 07.00 WIB.


"Langsung diikat dan diamankan warga," kata Nasrul.


Dalam foto yang beredar, buaya itu sudah diangkat warga ke daratan. Kaki, tangan, dan mulut buaya itu langsung diikat oleh warga. Bercak darah juga terlihat di badan buaya itu.


Kepala Bidang Wilayah II Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumut Seno Pramudita mengatakan, saat ini tim nya sudah bergegas ke lokasi. Mereka akan mengamankan buaya tersebut.


"Tim kita dari resort Sibolga dan Tarutung sudah dalam perjalanan untuk mengamankan buaya," ujarnya.


Seno belum mendapat kabar pasti soal jenis kelamin buaya. Namun kabar dari masyarakat di lokasi, buaya itu berjenis kelamin betina.


"Memang sebelumnya ada laporan ke kami. Kemudian petugas datang ke lokasi. Cuma buaya tidak kelihatan lagi. Jadi kami memberikan sosialisasi ketika itu muncul dilaporkan. Jadi kalau ada buaya jangan dibunuh. Tapi laporkan ke kami," ujarnya.


Buaya itu rencananya akan dibawa ke Siantar Zoo. Buaya akan ditangani dokter untuk memeriksa kondisinya.


Pihaknya juga akan melakukan penyelidikan lanjutan di lokasi temuan buaya. Itu dilakukan untuk mencari kemungkinan mencari buaya lainnya.


"Bisa jadi kami selidiki. Kami akan kerja sama dengan masyarakat di sana. Kalau ada tanda-tanda (kemunculan buaya lain) akan kami lakukan langkah evakuasi. Kami juga akan tetap lakukan pemantauan," tutupnya.

Editor: Dida Tenola
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore