
Foto udara pegunungan pasca longsor dan banjir Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Senin (1/12/2025). (Biro Setpres)
JawaPos.com - Sebanyak 290 korban meninggal dunia pasca bencana di Sumatera Utara (Sumut) sudah teridentifikasi oleh Tim DVI Polri. Dari angka korban meninggal dunia yang nyaris menyentuh 300 orang itu, sebagian besar diantaranya berasal dari wilayah Tapanuli Tengah.
Kepala Rumah Sakit Bhayangkara TK II Medan Kombes Pol Taufik Ismail menyampaikan bahwa tim telah digerakkan secara menyeluruh di setiap kabupaten dan kota. Total ada 30 personel yang sudah disebar, terdiri atas 10 personel DVI Mabes Polri dan 20 personel DVI Polda Sumut.
”Kami telah menggelar operasi DVI yang tersebar di seluruh kabupaten di Sumatera Utara dengan kekuatan 30 personel. Terdiri atas 10 personel DVI Mabes Polri dan selebihnya dari Polda Sumut,” ungkap Kombes Taufik dikutip Kamis (4/12).
Menurut Taufik, 290 korban meninggal dunia teridentifikasi pada Selasa (3/12). Proses identifikasi masih berlanjut karena korban meninggal dunia juga terus bertambah. Dia menyampaikan bahwa sejauh ini identifikasi berhasil dilaksanakan dengan mengandalkan data sekunder seperti ciri fisik, sidik jari, dan properti yang melekat pada jenazah korban.
Namun demikian, bukan tidak mungkin ke depan pekerjaan Tim DVI tersebut akan semakin menantang. Mengingat masih ada ratusan korban hilang yang angkanya sudah tembus 122 jiwa. Jika ditemukan meninggal dunia, maka para korban harus diidentifikasi. Karena sudah berhari-hari sejak bencana terjadi, bukan tidak mungkin jenazah ratusan korban itu sudah mengalami pembusukan.
”Mungkin seminggu ke depan akan lebih sulit untuk identifikasi karena jenazah yang masih tertimbun mengalami proses pembusukan. Untuk itu kami menyiapkan langkah identifikasi menggunakan data primer, yaitu sampel DNA,” terang dia.
Tidak hanya itu, Polda Sumut sudah menyiapkan langkah bila jenazah-jenazah tersebut tidak teridentifikasi. Yakni melakukan pemakaman dengan penandaan khusus. Sehingga bila ada kecocokan DNA di kemudian hari, polisi dapat menunjukkan makam korban kepada keluarga masing-masing.
Operasi DVI dipastikan akan terus berlangsung mengikuti masa tanggap darurat yang ditetapkan oleh pemerintah. Seluruh elemen kesehatan dan identifikasi dari Polda Sumut maupun Mabes Polri tetap disiagakan di lapangan untuk bekerja secara total.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022