Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 26 Februari 2019 | 03.18 WIB

Pagi Masih Beli Obat, Siang Hari Syahrul Ditemukan Gantung Diri

Ruang Instalasi Forensik RS Bhayangkara Polda Kepri. Jenazah Syahrul diidentifikasi untuk proses pengumpulan data yang menjadi sebab kematiannya. - Image

Ruang Instalasi Forensik RS Bhayangkara Polda Kepri. Jenazah Syahrul diidentifikasi untuk proses pengumpulan data yang menjadi sebab kematiannya.

Jawapos.com - Warga Perumahan Taman Pesonan Indah (TPI), Kecamatan Batu Aji, Batam dikejutkan dengan temuan jasad laki-laki yang tewas tergantung, Senin (25/2). Dugaan sementara, korban yang diketahui bernama Syahrul, 51 tewas karena bunuh diri.


Kapolsek Batu Aji, Kompol S Dalimunthe mengungkapkan, korban pertama kali ditemukan oleh anaknya. Menurut informasi yang mereka peroleh, korban diketahui masih bersosialisasi dengan masyarakat di sekitar kediamannya pada pagi harinya.


"Warga tidak menemukan adanya gelagat aneh dari korban. Sekitar jam sepuluh warga masih melihat dia (Syahrul) beli obat. Tiba-tiba siangnya dia ditemukan tergantung," kata Dalimunthe ketika dihubungi, Senin (25/2).


Dari keterangan keluarga korban, saat kejadian memang tidak ada siapa-siapa di rumah tersebut. Istri korban tengah bekerja, sementara anaknya pergi menjemput sang adik pulang sekolah.


Kembali dari menjemput adiknya inilah, anak korban mengetahui bahwa sang ayah sudah tidak bernyawa lagi. "Saat kejadian kebetulan di sana tengah mati lampu. Jadi tidak jelas apa yang terjadi. Ketika anaknya masuk, dia langsung melihat ayahnya tergantung begitu," kata Dalimunthe lagi.


Dalimunthe menjelaskan, pihak sudah mengambil langkah-langkah lanjutan dari temuan ini, diantaranya melakukan visum dan memeriksa sejumlah saksi. Hal itu untuk mengungkap motif dibalik kejadian tersebut.


Saat ini jenazah Syahrul tengah menjalani identifikasi di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri. Permintaan keluarga untuk tidak dilakukan otopsi, lanjut Dalimunthe membuat pihak berwajib hanya akan melakukan visum saja.


Setelah itu jenazah akan dikembalikan ke rumah duka yang beralamat di Blok D1 No. 10 untuk selanjutnya dimakamkan. "Kita lakukan pemeriksaan secepatnya, baru dikembalikan ke keluarga untuk dimakamkan. Sejauh ini tidak ada tanda-tanda kekerasan, tapi kita tunggu hasil visumnya juga," kata Dalimunthe lagi.

Editor: Budi Warsito
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore