Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 16 Februari 2019 | 12.30 WIB

Bupati Sambas Atbah Romin Turun Tangan, Ceramahi Pasangan Mesum

CERAMAH. Bupati Sambas H. Atbah Romin Suhaili Lc bersama Kasatpol PP Rustina saat menginterogasi pasangan mesum di Mako Satpol PP. - Image

CERAMAH. Bupati Sambas H. Atbah Romin Suhaili Lc bersama Kasatpol PP Rustina saat menginterogasi pasangan mesum di Mako Satpol PP.

JawaPos.com - Satpol PP Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat (Kalbar), menjaring satu pasangan muda-mudi. Pasangan bukan suami-istri itu terjaring saat berduaan di kamar yang disewakan. Di daerah Danau Sebedang, Kecamatan Sebawi, Kamis (14/2) sore.


"Lokasi pasangan ini ditangkap, sepertinya penginapan tanpa izin," kata Kasatpol PP Kabupaten Sambas, Rustina, dikutip dari Rakyat Kalbar (Jawa Pos Group), Sabtu (16/2).


Ia menjelaskan, perempuan yang dijaring ini merupakan warga Kabupaten Bengkayang, kelahiran 1997. Sedangkan yang laki-laki, warga Kecamatan Salatiga, kelahiran 1994.


"Mereka bukan pasangan suami-istri," jelasnya.


Setelah terjaring, pasangan ini dibawa ke Mako Satpol PP, untuk dimintai keterangan. "Mereka dikembalikan kepada orang tua dan akan dilakukan pembinaan. Kalau tertangkap sekali lagi maka akan diproses," tegasnya.


Pasangan itu terjaring dalam razia operasi penyakit masyarakat yang rutin dilaksankan Satpol PP Sambas dalam upaya mewujudkan visi dan misi Bupati Sambas "Berakhlakul Karimah". Razia serupa akan terus dilakukan dengan menyasar peredaran miras, judi, dan atau penyakit masyarakat lainnya.


"Ini untuk menekan angka penyakit masyarakat dan mewujudkan Sambas Berakhlakul Karimah," tutupnya.


Sementara itu, Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili Lc juga hadir di Kantor Satpol PP Sambas. Dia menginterogasi langsung pasangan tersebut.


"Sejoli anak muda yang menginap di penginapan yang ada di daerah Sebedang. Statusnya mahasiswa dan satunya kerja tamatan SD. Kita prihatin hal-hal seperti ini. Seharusnya tidak terjadi," katanya.


Atbah mengatakan, razia ini sesungguhnya dalam rangka melaksanakan tugas-tugas untuk menekan penyakit masyarakat. "Salah satunya adalah persoalan terkait dengan ini. Tentu ada pembinaan serta arahan dan ada hal-hal yang penting disampaikan kepada mereka. Mudah-mudahan ini menjadi pelajaran terbaik dan untuk yang lain," ungkapnya.


Atbah melanjutkan, permasalahan penyakit masyarakat, negara harus hadir. "Hari ini kita membuktikan bahwa negara hadir di tengah-tengah masyarakat. Bisa memastikan bahwa anak siapa pun kita lindungi," tuturnya.


Razia serupa, dipastikan Atbah akan harus terus dilakukan. Untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Sambas.


"Kedepan kita akan gencarkan dan terus melakukan razia semacam ini. Untuk memastikan bahwa negara hadir dan memastikan semua anggota masyarakat aman nyaman, tidak melanggar aturan dan perundang-undangan," pungkasnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore