Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 2 Februari 2019 | 03.15 WIB

Tarik Wisman, Jogja Kembangkan Destinasi Wisata Prioritas

ILUSTRASI: Sejumlah wisatawan mancanegara tengah menikmati salah satu objek wisata di Jogjakarta. - Image

ILUSTRASI: Sejumlah wisatawan mancanegara tengah menikmati salah satu objek wisata di Jogjakarta.

JawaPos.com - Sebanyak 7 kawasan destinasi prioritas akan terus dikembangkan melalui kebijakan strategis oleh Pemerintah Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ). Hal itu dilakukan untuk meningkatkan waktu lama tinggal wisatawan mancanegara selama berkunjung ke Jogjakarta.


Kasi Pengelolaan Informasi Pariwisata, Dinas Pariwisata DIJ, RR Sanida mengatakan, 7 kawasan destinasi prioritas yang akan dikembangkan yakni kawasan wisata Keraton Jogjakarta-Malioboro, daerah Candi Prambanan-Ratu Boko.


Kemudian kawasan wisata Lereng Merapi, karst Pegunungan Sewu, kawasan Parangtritis-Depok dan Kwaru, kawasan alam Pegunungan Menoreh serta kawasangan Desa wisata Kasongan-Tembi-Wukirsari.


"Upaya peningkatan waktu lama tinggal wisatawan mancanegara itu dengan cara menambah berbagai event budaya dan seni bertaraf internasional," katanya seperti rilis yang diterima JawaPos.com, Jumat (1/2).


Menurutnya, rata-rata wisman yang tinggal di DIJ hanya 2 hari saja. Pihaknya tidak ingin, mereka hanya menumpang tidur di hotel saja, tapi menghabiskan pengeluaran selama berada di Jogjakarta.


"Pemerintah DIJ telah menelurkan berbagai kebijakan srategis. Seperti pengembangan destinasi lokasi tujuan wisata, promosi negara pasar sasaran, dan mengelola manajemen event kebudayaan dan kesenian yang bertaraf internasional," ucapnya.


Dikatakannya wisatawan mancanegara yang banyak datang ke DIJ, yakni dari Belanda, Jepang, Malaysia, Perancis, Amerika Serikat. Kemudian Singapura, Australia, Jerman, Cina dan Korea Selatan.
Dalam memikat para wisatawan ini, ke depan pihaknya juga akan melakukan promosi ke beberapa negara. Di antaranya Belanda, Jepang, Perancis, Jerman dan negara di kawasan Asean.


Untuk diketahui, pemerintah pusat menargetkan 2019 ini sebanyak 2 juta wisatawan mancanegara yang berkunjung ke DIJ dan Jateng. Khusus untuk DIJ diharapkan bisa mampu mendatangkan wisatawan mancanegara sebanyak 30 persen, lalu kawasan wisata Borobudur 30 persen. Sedangkan sisanya berkunjung ke Semarang dan Solo.

Editor: Sari Hardiyanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore