
Akun facebook Yuni.
JawaPos.com--Pengungkapan kasus pembunuhan Yuni Rahayu (19), warga Samuntai Long Ikis yang terjadi Minggu (13/9) pekan lalu memasuki babak baru. Polisi kembali menetapkan seorang tersangka baru atas kasus pembunuhan di pantai Keke Kuaro tersebut.
Setelah menangkap pelaku utama Muhdi alias Ompong alias Tokek (22) di Karang Joang Balikpapan Selasa (15/9) lalu, polisi kini menangkap Alfiansyah alias Iyan (44). Dia diduga turut membantu Muhdi dalam pelarian setelah membunuh Yuni.
Bahkan, dari keterangan penyidik, Iyan turut membantu menggadaikan motor Yuni yang dibawa kabur Muhdi setelah membunuh Yuni. Motor tersebut digadaikan sebesar Rp 2,5 juta. (Baca: Enggan Gugurkan Kandungan, Yuni Tewas Dibantai Pacar)
Iyan mendapat imbalan Rp 1 juta. Sejumlah Rp 1 juta lagi diberikan kepada seseorang sebagai penghubung. "Pelaku hanya diberi Rp 500 ribu untuk melarikan diri ke Balikpapan,” ungkap Kasat Reskrim Polres Paser, AKP Aldi Alfa Faroqi seperti dilansir Kaltim Post (Grup Jawa Pos), Minggu (20/9).
Atas perbuatannya, penyidik menjerat Iyan dengan pasal 55 junto 56 KUHP karena turut membantu tindak kriminalitas yang dilakukan Muhdi. Terkait hubungan antara Muhdi dengan Yuni, polisi mendapati fakta bahwa Muhdi sudah beristri dan memiliki satu anak.
Pembunuhan yang dilakukannya lantaran takut saat Yuni mengaku hamil dan meminta pertanggungjawaban Muhdi. Kasat Aldi Alfa membeberkan, Yuni dan Muhdi memang memiliki hubungan asmara. Ini berawal dari saling balas pesan singkat di BlackBerry Messenger dalam beberapa bulan terakhir.
Seperti diketahui, polisi berhasil mengungkap kasus pembunuhan Yuni Rahayu oleh Muhdi. Setelah ditusuk, jasad Yuni yang tengah hamil dibuang di Pantai Keke Kuaro. Sementara Muhdi, diamankan di Balikpapan dua hari kemudian. (Baca: Wanita Hamil Dibunuh, Jasadnya Dibuang ke Laut, Ususnya Terburai). (nan/bby/jpg)

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
