
Polisi melakukan olah TKP di rumah korban pembunuhan di Jalan Kurnia 2, Kecamatan Rumbai, Rabu (29/4). (Polsek Rumbai Pesisir untuk Riaupos.co)
JawaPos.com–Polisi mengungkap sejumlah barang milik lansia korban pembunuhan di Jalan Kurnia 2, Kecamatan Rumbai, Pekanbaru, Riau, hilang digondol pelaku. Barang-barang itu mulai dari perhiasan emas hingga uang dolar Singapura sebanyak SGD 400. Bila dirupiahkan, nilainya sekitar Rp 5,4 juta.
Fakta itu terungkap setelah Polda Riau melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) lanjutan di rumah korban pada Jumat (1/5). Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Riau Kombes Hasyim Risahondua menyampaikan bahwa kasus tersebut mengarah pada pencurian dengan kekerasan (curas) yang menewaskan korban berusia 60 tahun.
Menurut Kombes Hasyim, olah TKP lanjutan dilakukan sebagai bagian dari kebutuhan proses penyidikan. Langkah itu dilakukan tim dari Polda Riau dan Polresta Pekanbaru. Salah satu tujuannya untuk memperkuat pembuktian dan memperjelas rangkaian peristiwa menyebabkan Dumaris Isni Boru Sitio kehilangan nyawa pada Rabu (29/4).
Baca Juga:Diimingi Jalan-Jalan ke Monas Ternyata Ikut May Day, Warga Pinang Tangerang Meninggal Dunia
”Olah TKP kedua kami lakukan untuk memperdalam dan melengkapi temuan sebelumnya. Tujuannya adalah memastikan tidak ada fakta yang terlewat, sekaligus mengumpulkan serta memperkuat alat bukti guna mengungkap secara jelas kronologi kejadian maupun identitas pelaku,” kata Hasyim Risahondua dikutip dari pemberitaan Riau Pos (Jawa Pos Group) pada Sabtu (2/5).
Selain olah TKP lanjutan, Hasyim menyampaikan bahwa pihaknya sudah memeriksa sejumlah saksi. Sejauh ini ada 4 orang saksi yang telah menjalani pemeriksaan.
Perwira menengah Polri dengan tiga kembang di pundak itu memastikan bahwa pemeriksaan tersebut sedikit banyak membantu penyidik untuk menemukan dan menangkap pelaku.
”Keterangan para saksi ini sangat membantu dalam mengarahkan penyelidikan, baik terkait pergerakan pelaku maupun rangkaian peristiwa yang terjadi,” ujar Hasyim Risahondua.
Hasyim memastikan, pengejaran pelaku terus dilakukan oleh tim gabungan di lapangan. Polda Riau berkomitmen penuh menangani kasus tersebut dengan mengerahkan tim penyidik untuk mengusut kasus pembunuhan yang disertai perampokan itu secara profesional sampai benar-benar tuntas.
”Kami terus melakukan pengejaran dan telah mengantongi sejumlah petunjuk yang mengarah kepada pelaku. Tim bekerja maksimal untuk segera mengungkap kasus ini,” ucap Hasyim.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
