Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 17 September 2015 | 12.00 WIB

Enggan Gugurkan Kandungan, Yuni Tewas Dibantai Pacar

Akun facebook Yuni. - Image

Akun facebook Yuni.

JawaPos.com--Terungkap sudah identitas mayat perempuan yang ditemukan warga di Pantai Keke, Paser, Kaltim, Minggu (13/9) lalu. Mayat itu adalah Yuni (21), warga asal Semuntai, Long Ikis. Bahkan, polisi juga sudah berhasil membekuk pembunuhnya.



Ternyata, Yuni, dibunuh oleh pacarnya sendiri, yakni MM alias Tokek (22). Tokek dibekuk jajaran Satreskrim Polres Paser setelah ditembak di daerah Karang Joang, Balikpapan Utara, Selasa (15/9) sekira pukul 11.00 Wita. Usai ditembak, tersangka kemudian dibawa ke Polres Paser.



Kapolres Paser, AKBP Anggie Yuliyanto Putro membeberkan, motif dari pembunuhan sadis Yuni adalah karena perempuan itu tengah mengandung anak tersangka. Yuni dibunuh setelah membuat pengakuan ke pacarnya itu, bahwa ia terlambat datang bulan. (Baca: Wanita Hamil Dibunuh, Jasadnya Dibuang ke Laut, Ususnya Terburai)



Korban dan tersangka sebelumnya pernah berhubungan badan pada 8 September 2015. Karena itu, korban meminta pertanggungjawaban. Pada Jumat (11/9), keduanya sepakat untuk bertemu di suatu tempat. Namun karena enggan tanggung jawab, pelaku malah menyusun rencana pembunuhan.



Sabtu (12/9) sekira pukul 08.30 Wita, tersangka mempersiapkan badik, tali nylon dan pemberat besi. Barang-barang tersebut dimasukkan ke dalam sebuah tas. Sejam kemudian, keduanya bertemu. Korban menjemput tersangka dengan menggunakan sepeda motor.



“Setelah bertemu, korban dibonceng pelaku ke tempat yang memang sudah direncanakan yakni di pinggir sungai pantai Keke. Tempatnya sepi,” lanjut Anggie. Di tempat itu, tersangka Tokek berdebat dengan Yuni. 



Tokek meminta agar Yuni menggugurkan kandungannya, tetapi ditolak. Akibatnya, Tokek kesal. Ia lantas menghunus badik dan menusuk perut korban dua kali. Korban sempat melawan dan mencekik leher pelaku.



Tetapi Tokek menendang tubuh korban berkali-kali sehingga terkapar. Setelah melihat korban lemas, Tokek merogoh saku baju dan mengambil dua unit ponsel korban. 



“Pelaku kemudian menarik korban ke sungai dan mengikatnya dengan tali nylon yang sudah diberi pemberat dari lempengan besi untuk menenggelamkan korban ke dasar sungai," jelas Anggie. 



Namun, pada Minggu siang, mayat korban ditemukan warga sekitar dan dilaporkan ke polisi. Polisi pun kemudian melakukan penyelidikan. Sementara, Tokek ketika itu bersembunyi di Tanah Grogot. Keesokan harinya, Senin (14/9) ia melarikan diri ke Balikpapan.



Tetapi pada Selasa (15/9), tersangka berhasil diringkus. “Barang bukti yang kita sita dari tersangka, yaitu satu unit sepeda motor, HP merk Nokia warna biru, dan sisa uang dari menggadaikan sepeda motor dan HP korban sebesar Rp 100 Ribu,” ujar Anggie.(ian/war/jpg)

Editor: Ronald
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore