
Akun facebook Yuni.
JawaPos.com--Terungkap sudah identitas mayat perempuan yang ditemukan warga di Pantai Keke, Paser, Kaltim, Minggu (13/9) lalu. Mayat itu adalah Yuni (21), warga asal Semuntai, Long Ikis. Bahkan, polisi juga sudah berhasil membekuk pembunuhnya.
Ternyata, Yuni, dibunuh oleh pacarnya sendiri, yakni MM alias Tokek (22). Tokek dibekuk jajaran Satreskrim Polres Paser setelah ditembak di daerah Karang Joang, Balikpapan Utara, Selasa (15/9) sekira pukul 11.00 Wita. Usai ditembak, tersangka kemudian dibawa ke Polres Paser.
Kapolres Paser, AKBP Anggie Yuliyanto Putro membeberkan, motif dari pembunuhan sadis Yuni adalah karena perempuan itu tengah mengandung anak tersangka. Yuni dibunuh setelah membuat pengakuan ke pacarnya itu, bahwa ia terlambat datang bulan. (Baca: Wanita Hamil Dibunuh, Jasadnya Dibuang ke Laut, Ususnya Terburai)
Korban dan tersangka sebelumnya pernah berhubungan badan pada 8 September 2015. Karena itu, korban meminta pertanggungjawaban. Pada Jumat (11/9), keduanya sepakat untuk bertemu di suatu tempat. Namun karena enggan tanggung jawab, pelaku malah menyusun rencana pembunuhan.
Sabtu (12/9) sekira pukul 08.30 Wita, tersangka mempersiapkan badik, tali nylon dan pemberat besi. Barang-barang tersebut dimasukkan ke dalam sebuah tas. Sejam kemudian, keduanya bertemu. Korban menjemput tersangka dengan menggunakan sepeda motor.
“Setelah bertemu, korban dibonceng pelaku ke tempat yang memang sudah direncanakan yakni di pinggir sungai pantai Keke. Tempatnya sepi,” lanjut Anggie. Di tempat itu, tersangka Tokek berdebat dengan Yuni.
Tokek meminta agar Yuni menggugurkan kandungannya, tetapi ditolak. Akibatnya, Tokek kesal. Ia lantas menghunus badik dan menusuk perut korban dua kali. Korban sempat melawan dan mencekik leher pelaku.
Tetapi Tokek menendang tubuh korban berkali-kali sehingga terkapar. Setelah melihat korban lemas, Tokek merogoh saku baju dan mengambil dua unit ponsel korban.
“Pelaku kemudian menarik korban ke sungai dan mengikatnya dengan tali nylon yang sudah diberi pemberat dari lempengan besi untuk menenggelamkan korban ke dasar sungai," jelas Anggie.
Namun, pada Minggu siang, mayat korban ditemukan warga sekitar dan dilaporkan ke polisi. Polisi pun kemudian melakukan penyelidikan. Sementara, Tokek ketika itu bersembunyi di Tanah Grogot. Keesokan harinya, Senin (14/9) ia melarikan diri ke Balikpapan.
Tetapi pada Selasa (15/9), tersangka berhasil diringkus. “Barang bukti yang kita sita dari tersangka, yaitu satu unit sepeda motor, HP merk Nokia warna biru, dan sisa uang dari menggadaikan sepeda motor dan HP korban sebesar Rp 100 Ribu,” ujar Anggie.(ian/war/jpg)

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
