Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 3 Agustus 2023 | 08.00 WIB

3 Wisata Kampung Tematik Populer di Kota Malang yang Instagramable, Salah Satunya Hasil Inovasi Anak Muda

Kampung Heritage Kayutangan. - Image

Kampung Heritage Kayutangan.

JawaPos.com – Kota Malang merupakan kota terbesar kedua di Jawa Timur setelah Surabaya dan menjadi pusat kota Pendidikan, karena berbagai perguruan tinggi terbaik ada di sini. Selain itu, Malang juga dikenal sebagai kota pariwisata karena alamnya yang indah dan sejuk.

Tak heran jika Kota Malang menjadi tujuan banyak wisatawan baik lokal maupun mancanegara, karena kota ini menyimpan beragam destisnasi.

Selain wisata gunung Bromo yang terkenal, di pusat Kota Malang juga terdapat perkampungan wisata tematik yang unik dan instagramable. Keistimewaan dari kampung wisata tematik di kota Malang ini karena salah satunya merupakan hasil inovasi anak muda, salah satunya dari Mahasiswa yang sedang melaksanakan KKN.

Program KKN yang melibatkan kampung di Kota Malang ini disambut baik oleh warga, sehingga dengan kerjasama yang baik, mampu menciptakan tempat wisata yang bisa dikunjungi banyak wisatawan.

Selain itu kekompakan warga lain di kampung Kota Malang juga patut diacungi jempol, karena usahanya dalam merubah kampung yang sebelumnya terlihat kumuh mampu menciptakan inovasi untuk mengangkat kampung-kampung tersebut dikenal banyak orang.

Saat ini tercatat ada tiga kampung tematik yang paling populer di Kota Malang yang intagrambale dan hasil dari inovasi anak muda Berikut Jawa Pos rangkum dari berbagai sumber, Selasa (1/7).

Kampung Warna-Warni (KWW), Jodipan

Kampung warna-warni (KWW) yang terletak di Gg I No. 20, Kesatrian, Blimbing, Kota Malang ini merupakan kampung tematik gagasan delapan mahasiswa jurusan komunikasi Universitas Muhammadyah Malang (UMM). Diketahui dari sekolompok mahasiswa ini menggandeng corporate social responsibilities (CSR) perusahaan cat untuk mewujudkan ide kreatif tersebut.

Sebelumnya KWW merupakan perkampungan dengan deretan rumah yang dikenal cukup padat dan terlihat kumuh ditepi sungai brantas. Namun mahasiswa UMM yang mendapatkan tugas praktikum Public Relations 2 dari dosen, memiliki ide untuk menyulap kawasan kumuh tersebut menjadi kampung yang menarik untuk dikunjungi.

Di KWW pengunjung dapat berkeliling dan menelusuri gang-gang rumah warga yang sudah disulap dengan beraneka warna. Selain itu terdapat banyak spot foto dengan properti yang unik.

KWW terletak di dua wilayah, yaitu kampung Jodipan dan kampung Tridi, keduanya dihubungan dengan jembatan kaca yang menambah icon unik di tempat ini. Kedua kampung tersebut sama-sama terlihat mencolok dengan warna yang segar, namun perbedaannya di kampung tridi menyuguhkan berbagai lukisan tiga dimensi (3D).

Para pengunjung yang datang ke KWW tak hanya warga lokal saja, melainkan wisatawan mancanegara (Wisman) juga tertarik untuk berkunjung.

Mengutip laman Kota Malang, pasca pandemi Covid-19 wisata di KWW sudah mulai pulih. Disebutkan saat ini kurang lebih ada 100 hingga 300 wisatawan yang berkunjung. “Anehnya kecenderungan saat ini yang berkunjung ke kampung warna-warni adalah wisatawan asing. Dari 100 wisatawan yang datang 70 sampai 80 dari mancanegara,” ucap ketua RW 2 kelurahan Jodipan, Soni Parin.

Kampung Biru Arema

Seperti namanya, kampung biru Arema diwarnai dengan serba biru. Kampung ini bersebelahan dengan kampung warna-warni Jodipan (KWW), dan identik dengan Sepak Bola kebanggaan Kota Malang, Arema.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore