Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 2 Agustus 2023 | 22.03 WIB

Petik Laut di Probolinggo, Gubernur Khofifah Wujudkan Pelestarian Budaya untuk Tumbuhkan Kecintaan pada Laut

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menghadiri acara Petik Laut di Pantai Desa Kalibuntu, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Rabu (2/8). - Image

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menghadiri acara Petik Laut di Pantai Desa Kalibuntu, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Rabu (2/8).

JawaPos.com–Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyatu dengan ribuan masyarakat di acara Petik Laut di Pantai Desa Kalibuntu, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Rabu (2/8).

Secara khusus Gubernur Khofifah menyampaikan apresiasi terhadap terselenggaranya kegiatan petik laut. Kegiatan petik laut itu sangat penting dalam pelestarian kearifan lokal sekaligus mempererat kekompakan dan suasana guyub rukun di Desa Kalibuntu.

”Ini adalah bagian dari keguyuban warga Desa Kalibuntu, Kecamatan Kraksaan, semoga semua berseiring dengan ridho Allah,” kata Khofifah.

Khofifah mengatakan, tradisi petik laut itu tradisi yang sudah ada dari nenek moyang yang berpotensi wisata. Hampir setiap penyelenggaraan petik laut selalu dihadiri ribuan masyarakat.

”Ini akan menjadi potensi wisata yang harus di-manage, saya berdiskusi dengan Pak Kades memang membutuhkan tambahan akses penambatan perahu-perahu,” tutur Khofifah.

Khofifah mengaku menikmati petik laut. Apalagi, banyak anak dan remaja yang sudah dikenalkan dengan laut. Hal itu penting menumbuhkan rasa cinta kepada laut.

Gubernur Khofifah berkomitmen mencari solusi atas banjir rob yang menjadi permasalahan rutin  setiap bulan. Apalagi, masalah yang rutin dihadapi ini membutuhkan solusi yang tepat dan cepat.  Sehingga dibutuhkan besaran anggaran yang sesuai untuk bisa menyelesaikan penanganan masalah tersebut.

”Selesai ini saya akan cek, kita berkomitmen untuk memberikan solusi atas banjir rob yang kerap terjadi di desa ini ketika air laut sedang pasang. Kita akan menyiapkan program yang bisa menyelesaikan sebagian dari masalah yang dihadapi masyarakat Desa Kalibuntu,” jelas Khofifah.

Berdasar data Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Timur, nilai tukar nelayan di Kabupaten Probolinggo pada Maret mencapai 104,9. Sementara rata-rata nilai tukar nelayan Jatim 101,88. Artinya kesejahteraan nelayan yang diperoleh dari perbandingan besarnya harga yang diterima, dengan harga yang dibayarkan nelayan di Kabupaten Probolinggo dapat dikategorikan relatif tinggi.

Sementara itu, Kepala Desa Kalibuntu Khairul Anam menyampaikan, kegiatan itu merupakan kearifan lokal yang harus dilestarikan dan dirawat. Sekaligus menguatkan kegotongroyongan masyarakat.

Salah satu nelayan, Mulyadi, 55, mengaku bersyukur atas bantuan 30 ribu ekor benih yang diberikan Gubernur Khofifah kepada nelayan di Desa Kalibuntu. ”Alhamdulillah, setelah bertahun-tahun kami menunggu akhirnya kali ini dapat bantuan. Bantuan benih ikan sangat penting untuk keberlangsungan hidup nelayan,” ungkap Mulyadi. 

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore