
Unggahan Instagram Redho Tri Agustian, mahasiswa UMY hilang korban mutilasi Sleman (Instagram Redho Tri Agustian)
JawaPos.com - Dugaan kuat Redho Tri Agustian, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menjadi korban mutilasi di Turi dan Tempel Sleman, Jogjakarta. Namun, finalisasi dan kepastian tetap menunggu hasil tes DNA (Deoxyribose Nucleic Acid).
''Kami pihak keluarga masih menunggu hasl tes DNA itu,'' ujar paman korban, Abdul Majid seperti dikutip Babelpos.id (Jawa Pos Grup), Rabu (26/7).
Diakui, dari awal pihak keluarga ikhlas dengan semua kemungkinan yang terjadi. Namun kepastian dari tes DNA biar lebih yakin.
''Kami berharap semua proses ini bisa dipercepat, Kami yakin semua paham bagaimana posisi kami keluarga saat ini. Terlebih lagi keluarnya isu-isu yang sangat tidak benar soal keponakan kami ini,'' ujar Abdul Majid lagi.
Selaku paman yang tahu persis sang keponakan, Majid menyatakan Redho itu sangat aktif dengan berbagai kegiatan. Termasuk aktif di Pramuka. Itu sebabnya banyak yang mengenal dia.
Majid menyatakan, Redho adalah bungsu dari 3 bersaudara. Kesehariannya selama ini tidak ada yang aneh. Ketika menempuh kuliah di Jogja pihak keluarga tak ada mendengar kabar yang nyeleneh.
Sementara itu, Polisi masih terus mengungkap motif sebenarnya dalam kasus mutilasi di Sleman. Saat ini pihak kepolisian telah menangkap dua pelaku berinisial W dan RD dan menetapkan keduanya sebagai tersangka.
Dirreskrimum Polda DIY Kombes Pol FX Endriadi mengungkapkan sejumlah fakta-fakta hukum terkait kasus pembunuhan dan mutilasi tersebut.
Endriadi mengungkapkan kedua pelaku dan korban saling mengenal. "Kami juga akan melakukan pemeriksaan psikologi atau kejiwaan kepada pelaku," tutur Endriadi.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
