
Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak.
JawaPos.com–Pembukaan Musabawah Qira'atil Kutub Nasional (MQKN) 2023 dengan tema Rekontekstualisasi Turats untuk Peradaban dan Kerukunan Indonesia secara resmi dibuka. Sebanyak 2.195 santri pondok pesantren (ponpes) dan mahasantri Ma'had Aly dari 35 provinsi di Indonesia mengikuti agenda itu.
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengatakan, Jawa Timur memiliki peran sebagai salah satu kutub dan rujukan dari kecendikiawanan Islam dan tonggak estafetnya berada di tangan santri.
”Kami merasa bersyukur, mudah-mudahan pesantren akan terus menjadi kutub dan center of gravity untuk peradaban dan keilmuan di Indonesia. Serta melihat generasi muda yang berilmu dan berakhlak, etos kerja baik dan berbudi pekerti luhur, juga memiliki daya saing global akan lahir salah satunya dari santri delegasi MQKN,” kata Wagub Emil.
Wagub Emil bersyukur atas kembali terselenggaranya kegiatan MQKN. Hal tersebut merupakan ajang unjuk gigi bagi para santri serta mahasantri dari seluruh Indonesia.
”Setelah 6 tahun vakum, kembali diselenggarakan dan suatu kehormatan bisa diselenggarakan di tempat yang luar biasa ini (Ponpes Sunan Drajat). Ponpes Sunan Derajat adalah salah satu ponpes yang mengedepankan bahwa santri merupakan insan yang hebat dan mampu membangun negeri di segala bidang pengabdian,” tutur Emil.
Emil menambahkan, semangat rekontekstualisasi Turats yang diusung kali ini merupakan salah satu upaya untuk menjaga karya para kiai dan ulama Nusantara dan layak diperkenalkan ke seluruh dunia. ”Kita juga melakukan digitalisasi Turats tersebut. Bahkan oleh Ibu Gubernur sudah dibawa ke Saudi Arabia dan Mesir. Di sana diselenggarakan pula seminar cendikiawanan Islam di Indonesia,” ujar Emil.
Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah di Jatim itu mengharapkan, MQKN tidak semata menjadi wahana untuk berlatih dan berlomba membaca Kutubul Turats melainkan mengedukasi umat.
”Saya mengharapkan ajang ini menjadi jalan mengedukasi umat untuk semakin mencintai dan membumikan model literasi peradaban Islam warisan ulama terdahulu. Untuk selanjutnya mereka juga mampu menghasilkan karya-karya hebat tersebut,” ujar Emil.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
