
Ilustustrasi: Putri Indonesia Pariwisata 2017 Karina Nadila saat berkunjung ke Pantai Sekotong, belum lama ini.
JawaPos.com - Potensi alam yang indah dan menawan di areal wisata Kawasan Mandeh, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat (Sumbar) diyakini dapat mendongkrak kunjungan wisata mancanegara (wisman).
Bahkan pada event yang bakal digelar perdana pada pada 4-7 Mei 2017 di Pessel itu diharapkan dapat membantu mencapai kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara mencapai 20 ribu orang.
Asisten Deputi (Asdep) Pengembangan Segmen Pasar Personal Kementerian Pariwisata Raseno Arya mengatakan, FPM merupakan kegiatan untuk membantu mempromosikan Sumbar secara umum, khususnya kawasan Mandeh. Sebab Mandeh memiliki kekayaan bahari yang sangat lengkap dan telah jadi destinasi unggulan Sumbar.
FPM yang baru pertama kali digelar tahun 2017 ini, kata Raseno, akan menampilkan beberapa kegiatan, seperti festival kuliner, seni tradisi dan festival rabab serta lomba foto bawah air. ”Festival rabab akan memecahkan rekor MURI,” jelas Raseno Arya, seperti dilansir Padang Ekspres (Jawa Pos Group), Selasa (25/4).
Pada FPM ini nantinya juga akan memertontonkan Mandeh Joy Sailing, lomba perahu tradisional dan atraksi diving. “Guna menyukseskan FPM, kami dari Kemenpar rapat persiapan hingga tiga kali dengan pihak terkait di Sumbar," sambungnya.
Raseno juga berharap Pemprov Sumbar ikut ambil bagian dalam kegiatan ini. “Tak mungkin hanya kami (Kemenpar, red) dan Pemkab Pesisir Selatan saja. Tentu Pemprov juga mesti ambil bagian dalam iven ini karena semua itu kan untuk promosi wisata Sumbar juga," tegasnya.
Di tempat itu juga, Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga Pessel Zefnihan mengatakan, event tersebut merupakan sebuah media memperlihatkan kesiapan kawasan Mandeh kepada wisatawan untuk dikunjungi.
Masyarakat di Mandeh juga bersiap dalam menyambut para wisatawan yang datang dengan menyiapkan hidangan dan pelayanan berstandar internasional. “Untuk festival kuliner kita menghadirkan 50 stand kuliner yang menyajikan beragama kuliner enak khas Ranah Minang. Pembukaan akan ada hiburan artis ibu kota diiringi pesta kembang api,” ujar Zefnihan.
Selain itu, FPM menampilkan atraksi rabab dengan peserta terbanyak dan akan memecahkan rekor MURI. “Festival rabab ini mengangkat budaya yang hampir punah,: tuturnya. Lalu, terdapat pawai perahu tradisional yang diikuti 250 perahu degan bermacam corak dan ragamnya melintasi seputaran kawasan Mandeh yang sangat menakjubkan.
Zefnihan menargetkan 20 ribu wisatawan berkunjung selama digelarnya ketika event berlangsung. “Pada FPM 2017 ini, kita juga selenggarakan Familiarization Trip (Fam Trip) yang diikuti sekitar 60 travel agent sehingga mereka bisa melihat langsung dan membuat paket wisata untuk dijual ke wisatawan domestic dan mancanegara. Dengan begitu, diharapkan ke depan berefek pada peningkatan sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat,” jelasnya. (uni/iil/JPG)

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
