
Pemindahan makam di Desa Dramaga untuk pembangunan Jalan Lingkar Dramaga dikejutkan dengan penampakan enam jenazah yang jasadnya masih utuh. Padahal, kuburan itu sudah berusia 30 tahun.
JawaPos.com – Fenomena langka mewarnai proses pembebasan lahan proyek Jalan Lingkar Dramaga (JLD). Warga terkejut saat menyaksikan pemindahan makam umum di Kampung Manggis, RT: 03/04, Desa Dramaga, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Selasa (11/07).
Warga dan tim penggali makam dikejutkan oleh enam jenazah yang kondisinya masih lengkap meski telah dikubur sekitar 30 tahun silam. Bahkan, kain kafan yang membungkus jasadnya pun masih tampak baru.
Mereka adalah Mbah Rojak, Mbak Mukri, Iyos, Isah, Cacih dan Nami. Saat tanah makam digali, warga kaget bukan kepalang melihat tak ada bagian tubuh para jenazah itu yang hilang.
Koordinator Lapangan, Fatah (43) menuturkan, jenazah itu terdiri dari empat orang dewasa dan dua anak kecil yang merupakan warga asli Dramaga. Sebelum melakukan pemindahan makam, pemerintah desa (pemdes) bersama ahli waris makam bermusyawarah.
Akhirnya mereka bersedia makam keluarganya dipindahkan ke Kampung Tanjakan, RW 05, seluas 1.200 meter yang dibeli pemerintah daerah. Rencananya pemindahan makam ini untuk kepentingan akses JLD sepanjang enam kilometer yang melintasi Desa Ciherang, Dramaga dan Babakan.
“Kita akan pindahkan 130 makam ke Kampung Tanjakan, RW 03,“ ujar Fatah kepada Metropolitan (Jawa Pos Group), Selasa (11/07).
Sekdes Dramaga Solah menambahkan, sebelum dilakukan penggalian makam, pemdes bersama camat dan para ahli waris melakukan tahlilan bersama. Itu bertujuan agar proses pemindahan makam bisa berjalan lancar tanpa kendala.
Di hari pertama penggalian, tim yang terdiri dari 35 orang berhasil memindahkan 13 makam. Sedangkan hari kedua ada 20 makam. “Selama dua hari, baru 33 makam yang dipindahkan. Diharapkan pemindahan makam bisa berjalan tepat waktu,” tuturnya.
Terpisah, Camat Dramaga Baehaki menuturkan, pemindahan makam warga seluas 423 meter ke Kampung Tanjakan itu karena lahan tersebut bakal dilewati akses JLD sepanjang enam kilometer dengan lebar 15 yang melintasi Desa Ciherang, Dramaga dan terakhir Desa Babakan.
“Lahan seluas 423 meter digunakan pemda untuk kepentingan jalan dan pemda membelikan tanah seluas 1.125 meter. Tidak hanya lahan, biaya pemindahan jenazah juga ditanggung pemda,” jelasnya.
Diharapkan rampungnya pembebasan lahan yang akan digunakan untuk JLD di tiga desa, pemerintah segera menentukan pemenang lelang proyek jalannya. Sehingga, pembangunan jalan yang digadang-gadang sejak sepuluh tahun bisa terealisasi.
“Kita harap proses lelang bisa cepat tanpa ada muatan intrik. Sebab, banyak masyarakat yang dirugikan akibat molornya pembangunan JLD,” tutupnya. (ads/c/feb/run/pj/yuz/JPG)

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
