
Penampkan sungai Mahakam, Kalimantan timur
JawaPos.com - Kisah ular naga penghuni Sungai Mahakam, Kalimantan Timur (Kaltim) banyak diyakini keberadaanya oleh masyarakat sekitar sungai itu.
Kisah yang sudah sangat melegenda bagi masyarakat Kaltim ini, kembali menjadi perbincangan publik Borneo karena aksi seorang pria misterius yang nekat berenang di sungai yang cukup dalam itu.
Bahkan, warga setempat meyakini seseorang yang melihat naga itu diyakini akan nekat terjun ke Sungai Mahakam. Kejadianya baru-baru ini terjadi, Rabu (30/8) dini hari. Saat itu, pria misterius terjun ke Sungai Mahakam. Dia nekat terjun ke sungai, tepatnya di dekat pelabuhan penyeberangan tambangan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum terjun ke sungai, pria itu terlihat di depan pendopo pelabuhan penyeberangan Pasar Pagi. Setelah itu, pria tersebut hanyut hingga 100 meter menuju pelabuhan kapal barang.
“Saya mendengar teriakan warga yang melihat seseorang berenang di sungai. Saat saya menuju pinggir sungai, pria itu timbul tenggelam di terjang arus,” kata Pame (52), salah seorang juragan kapal di pelabuhan penyeberangan.
Pame sempat berteriak kepada pria itu dan berniat membantu menyelamatkannya. Namun, ajakan pak tua itu justru ditolak.
Pame yang berada di atas kapal sempat berdialog dengan pria tersebut dari “Saya malah ditanya balik: kamu musuh atau teman. Saya ini naga,” kata Pame menirukan perkataan pria misterius itu.
Tentu saja pertanyaan itu membuat Pame bingung. Muhammadin (31), warga lainnya juga turut berteriak ke arah pria tersebut.
“Pria itu bisa berenang. Saya minta ke tepi. Namun, justru berteriak balik, ‘Kamu musuh. Bukan teman. Ya, kami tidak bisa berbuat apa-apa lagi,” kata Muhammadin.
Kedua saksi mata pun tak dapat berbuat banyak. Keduanya hanya bisa memandangi dari kejahuan. Pria tersebut terus berenang ke tengah dan akhirnya tenggelam di tengah arus yang dera dan gelapnya malam. “Saya curiga dia keletihan, meskipun bisa berenang,” imbuh Muhammadin.
Mendengar kabar ada warga yang tenggelam, kepolisian dari Polsekta Kawasan Pelabuhan (KP) Samarinda melakukan pencarian.
“Kami sudah coba melakukan penyisiran setelah mendengar kabar ada warga yang tenggelam. Namun belum membuahkan hasil,” kata Kapolsekta Kawasan pelabuhan Kompol Erick Santoso kepada Samarinda pos (Jawa Pos Group).
Ercik menambahkan, hingga kini identitas pria tersebut belum diketahui. Pasalanya belum ada satu pun pihak keluarga yang datang melapor.
”Kami menunggu pihak keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarganya. Semoga pria ini segera ditemukan,” terang Ercik

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
