
Petugas gabungan sedang berupaya memadamkan api di lahan yang terletak di Jalan Sidodadi RT 07, Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, Riau, Jumat (23/2).
JawaPos.com – Setidaknya 680 hektar lahan yang tersebar di seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Riau habis terbakar. Data tersebut merupakan rekap sejak 14 Januari 2018 hingga sekarang.
"Jumlah ini naik, yang mana luasan terbakar hanya sekitar 549 hektar saat Pemprov Riau menetapkan status siaga darurat penanganan Karhutla pada Senin (19/2) lalu," ungkap Wakil Komandan Satuan Tugas Operasi Karhutla Provinsi Riau 2018, Edwar Sanger, pada Jumat (23/2).
Menurut data yang dirangkum, jumlah tersebut bertambah karena ada beberapa lokasi yang baru saja terjadi kebakaran yakni di Jalan Pusara, Kelurahan Selat Panjang Timur, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, seluas 0,5 hektar.
Kemudian di Jalan Kubur Baru, Kelurahan Selat Panjang Kota, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, seluas 1 hektar dan di Desa Penyengat, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak seluas 3 hektar.
"Yang paling luas lahan yang terbakar di Kepulauan Meranti seluas 213 hektar, Kabupaten Inhu (Indragiri Hulu) seluas 121,5 hektar dan Kota Dumai seluas 109,25 hektar," sebutnya.
Jumlah tersebut kemudian disusul oleh Kabupaten Bengkalis seluas 95 hektar, Kota Pekanbaru dan Kabupaten Pelalawan masing-masing seluas 31 hektar, Kabupaten Rokan Hilir seluas 26 hektar, Kabupaten Indragiri Hilir seluas 24 hektar, Kabupaten Kampar seluas 15,25 hektar, Kabupaten Siak seluas 13,5 hektar dan Kabupaten Rokan Hulu seluas 1 hektar.
"Untuk saat ini, tim Satgas Karhutla masih melakukan upaya pemadaman dan pendinginan di sejumlah lokasi yang terbakar tersebut dengan menggunakan bantuan 3 heli dari perusahaan dan satu heli milik TNI AU," jelasnya.
Selain itu, juga ada tim yang melakukan patroli dan sosialisasi kepada masyarakat maupun perusahaan yang memiliki lahan, agar tidak melakukan tindakan gegabah dengan membakar lahannya.
"Kita imbau kepada masyarakat maupun perusahaan yang memiliki lahan agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Karena sudah jelas bahwa itu sangat merugikan semua pihak, selain itu sudah jelas apabila terbukti maka sanksinya bisa dipidana penjara juga denda," imbau Ketua BPBD Provinsi Riau tersebut.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, status siaga darurat penanggulangan Karhutla di Provinsi Riau tahun 2018 telah resmi ditetapkan pada Senin, 19 Februari lalu hingga 31 Mei mendatang.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
