
Sawah Mini Mina Padi IP-500 Berbasis Biosaka yang diprogram oleh Polres Tulang Bawang Barat. (Istimewa)
JawaPos.com - Bahan pangan menjadi kebutuhan pangan utama dalam setiap keluarga. Kebutuhan itu tidak semata harus dibeli dari pasar. In this economy, kebutuhan pangan keluarga bisa diproduksi sendiri dari rumah. Yakni, dengan membangun sawah mini di depan rumah.
Konsep itulah yang dibawa Polres Tulang Bawang Barat, Lampung, dan akan ditularkan kepada warga setempat. Namanya Sawah Mini Mina Padi IP-500 Berbasis Biosaka. Konsep itu dirancang agar setiap keluarga bisa memenuhi kebutuhan pangan sendiri di lahant terbatas.
Kapolres Tulang Bawang Barat AKBP Himmawan Setiawan mengatakan, tujuan dari programnya itu agar setiap kepala keluarga mampu memproduksi bahan pangan. Syukur-syukur bisa menciptakan sumber penghasilan tambahan dengan memanfaatkan lahan terbatas di perkarangan rumah.
"Ini sangat efektif dan efisien untuk mendukung kedaulatan pangan mandiri keluarga. Secara nilai ekonomis juga sangat menguntungkan masyarakat," kata Himmawan di Polres Tulang Bawang Barat pada Selasa (3/11).
Himmawan menyebut program Sawah Mini Mina Padi IP-500 Berbasis Biosaka dirancang sebagai solusi konkret menghadapi tekanan ekonomi, sulitnya lapangan pekerjaan, kenaikan harga kebutuhan pokok, hingga ancaman perubahan iklim yang berpotensi mengganggu produksi pangan.
Di Markas Polres Tulang Bawang Barat menerapkan konsep sawah mini ini dengan menggabungkan budi daya padi dan ikan lele dalam satu kolam terpal dengan luas minimal 5 x 7 meter. Padi menjadi sumber pangan untuk konsumsi keluarga. Lele memiliki nilai jual yang dapat menjadi tambahan pendapatan rumah tangga.
Model usaha tersebut dinilai dapat menjadi alternatif kegiatan ekonomi masyarakat. Selain persoalan ekonomi, ancaman musim kemarau panjang atau fenomena El Nino. Sawah mini berbasis terpal ini dinilai lebih fleksibel karena tidak bergantung sepenuhnya pada ketersediaan lahan persawahan dan sistem irigasi konvensional.
"Kalau setiap keluarga memiliki kolam mina padi, mereka bisa memenuhi sebagian kebutuhan pangan sendiri. Lele bisa dijual, sedangkan padinya bisa dikonsumsi. Jadi ada dua nilai ekonomis yang diperoleh sekaligus," ujarnya.
Selanjutnya, program Sawah Mini IP-500 juga akan diintegrasikan dengan Polisi Peduli Pengangguran (Poliran). Melalui pendekatan tersebut, Polri tidak hanya membantu masyarakat mencari akses pekerjaan, tetapi juga membekali mereka keterampilan produktif untuk membangun kemandirian ekonomi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022