Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00.04 WIB

Selain Daerah 3T, Ada 12 Ribu Rumah di Jabar Belum Mendapat Aliran Listrik

TERANG: Salah satu rumah yang baru mendapat bantuan sambungan baru listrik di Desa Muara Baru, Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang, Kamis (15/10). (Dok. Kementerian ESDM) - Image

TERANG: Salah satu rumah yang baru mendapat bantuan sambungan baru listrik di Desa Muara Baru, Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang, Kamis (15/10). (Dok. Kementerian ESDM)

JawaPos.com - Masyarakat yang belum menikmati listrik tidak hanya tersebar di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Di Jawa Barat masih ada ribuan rumah tangga belum teraliri listrik. 

Selain karena rumah tangga itu masuk kategori tidak mampu, ada juga desa yang belum mendapat dukungan akses infrastruktur listrik. 

Untuk itu, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengejar target 25.000 rumah tangga di Jawa Barat memperoleh Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) pada 2026. Hingga kini baru terpasang untuk 12.327 rumah tangga tidak mampu. Sisanya akan dikejar pada tahun ini. Para penerima bantuan pasang baru listrik itu adalah rumah tangga tidak mampu. 

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan, ada dua program yakni, bantuan pasang baru listrik untuk rumah tangga tidak mampu dan program Listrik Desa (Lisdes). Keduanya demi memperluas akses dan meningkatkan kualitas pasokan.

Untuk memastikan siapa penerima bantuan tersebut, Bahlil Lahadalia meninjau langsung pelaksanaan program tersebut di Desa Muara Baru, Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang, Kamis (15/10).

Ketua umum Partai Golkar itu memastikan bantuan menjangkau warga sekaligus memeriksa perbaikan infrastruktur kelistrikan setempat.

Adapun alokasi BPBL di Jawa Barat tahun ini meningkat dibandingkan realisasi 2025 yang mencapai 15.831 rumah tangga. Pada 2027, sasaran penerima diproyeksikan kembali bertambah menjadi 30.000 rumah tangga.

Perluasan bantuan tersebut didukung sistem kelistrikan Jawa Barat dengan cadangan daya mencapai 5.184 megawatt. Ketersediaan pasokan menjadi penopang upaya menghadirkan sambungan bagi masyarakat yang belum terlayani secara mandiri.

Di Kabupaten Karawang, target BPBL pada tahun anggaran 2026 ditetapkan sebanyak 683 rumah tangga. Sebanyak 299 rumah telah menyala, sementara 360 lainnya selesai dipasangi instalasi dan menunggu proses penyalaan.

Editor: Ilham Safutra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore