
Manggala Agni Kementerian Kehutanan (Kemenhut) melakukan pemadaman kebakatan hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah di Kalimantan. (Kemenhut)
JawaPos.com - Manggala Agni Kementerian Kehutanan (Kemenhut) terus bergerak menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Apalagi ketika kobaran api mendekati permukiman penduduk. Dalam situasi tersebut, petugas harus kembali ke lokasi kebakaran setelah menyelesaikan tugas sebelumnya meski belum sempat beristirahat.
Kepala Balai Pengendalian Karhutla Wilayah Kalimantan Yudo Shekti Mutiko mengatakan pihaknya berupaya merespons permintaan pertolongan warga yang khawatir kebakaran meluas hingga mengancam tempat tinggal mereka. Menurut Yudo, petugas tidak mungkin mengabaikan permintaan bantuan masyarakat, terlebih ketika api sudah berada di sekitar permukiman.
“Kadang-kadang kan sudah pulang dipanggil juga, apalagi ya kalau kebakaran itu sudah dekat-dekat pemukiman, kita dimintai bantuan, enggak mungkin kita diam saja,” kata Yudo kepada wartawan Minggu (11/10).
Yudo mengungkapkan petugas pernah mengalami situasi ketika harus kembali bekerja setelah menyelesaikan pemadaman pada malam hari. Saat baru tiba di rumah dan hendak beristirahat, mereka kembali mendapat permintaan bantuan dari warga.
Petugas pun kembali ke lokasi dan melanjutkan pemadaman hingga dini hari. Bahkan, setelah pekerjaan tersebut selesai, permintaan bantuan lain kembali datang sehingga mereka harus melanjutkan penanganan kebakaran.
“Pulang pemadaman magrib lalu didatengin warga, akhirnya apa? Mereka pergi, enggak jadi istirahat, pergi padam sampai jam 01.00 malam. Terus tahu-tahu ada yang datang lagi minta bantuan lagi, jadi mereka enggak jadi pulang lagi, padam lagi sampai jam 05.00 subuh, baru pulang,” ujarnya.
Upaya penanganan karhutla oleh Manggala Agni juga tercatat berlangsung di sejumlah titik di Kota Palangkaraya pada 8-9 Oktober lalu. Petugas melakukan pemadaman secara berulang, termasuk pada malam hari hingga menjelang pagi.
Pada Kamis (8/10), petugas menangani kebakaran di Jalan Mahir Mahar, tepatnya di samping Green House. Pemadaman berlangsung mulai pukul 19.20 WIB hingga 19.56 WIB.
Pada malam yang sama, petugas kembali dikerahkan ke Jalan Talawang, Kelurahan Panarung, Kecamatan Pahandut. Penanganan di lokasi tersebut dimulai pukul 22.28 WIB dan berlanjut hingga pukul 01.00 WIB pada Jumat dini hari.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022