
Festival Musik Tong-tong Sumenep menjadi ruang pelestarian budaya sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat dan UMKM di sekitar lokasi acara. (Istimewa)
JawaPos.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep terus menjaga musik tong-tong sebagai warisan budaya Madura. Langkah pelestarian itu dijalankan lewat Festival Musik Tong-Tong Sumenep yang digelar rutin setiap tahun.
Konsistensi tersebut mendapat apresiasi warga Sumenep dan Madura. Di mata mereka, pemerintah sudah membuat kesenian tradisional tetap hidup, menjadi ruang ekspresi puluhan grup, sekaligus memberi dampak ekonomi bagi masyarakat di sekitar lokasi festival.
Mengapa Festival Musik Tong-Tong Sumenep Jadi Perhatian Warga?
Festival Musik Tong-Tong Sumenep kini tidak sekadar menjadi agenda hiburan tahunan. Tetapi berkembang menjadi ruang pelestarian budaya yang mempertemukan seniman, masyarakat, dan pemerintah daerah. Puluhan grup tong-tong dari berbagai kecamatan di Sumenep mendapat kesempatan tampil dan menunjukkan kreativitas mereka di hadapan masyarakat.
Bagi warga, keberadaan festival membuat musik tong-tong memiliki panggung yang konsisten sehingga tidak berhenti sebagai kesenian yang hanya dimainkan pada momentum tertentu. Antusiasme masyarakat juga terlihat dari kehadiran warga yang terus mengikuti penampilan grup tongtong dalam setiap penyelenggaraan festival.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menempatkan pelestarian tong-tong sebagai bagian penting dari upaya menjaga identitas daerah. Menurutnya, tong-tong bukan sekadar musik tradisional, tetapi memiliki kaitan dengan sejarah sekaligus menjadi kebanggaan masyarakat Sumenep.
“Kami ingin tong-tong ini terus hidup, terus menggelegar. Tidak hanya dinikmati orang Sumenep, tapi menjadi kebanggaan Indonesia,” ujar Bupati Fauzi. “Karena itu, Pemkab akan terus hadir dan memfasilitasi agar warisan ini tidak punah dan semakin dicintai generasi muda,” tambah Fauzi.
Pernyataan tersebut menunjukkan arah kebijakan Pemkab Sumenep untuk tidak membiarkan musik tong-tong kehilangan ruang di tengah perkembangan hiburan modern. Festival tahunan menjadi salah satu bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan panggung bagi para pelaku seni tradisional.
Apa Bentuk Dukungan Pemkab Sumenep untuk Musik Tong-tong?
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022