
JawaPos.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menilai langkah adaptasi berbasis informasi iklim presisi terbukti efektif mencegah risiko gagal panen komoditas pangan pada lahan tadah hujan di berbagai daerah sentra produksi akibat tekanan El Nino.
Dikutip dari Antara Deputi Bidang Klimatologi BMKG Ardhasena Sopaheluwakan pada Rabu (23/9) menyampaikan bahwa fenomena El Nino dan musim kemarau panjang tahun ini secara umum memberi tekanan pada hampir seluruh wilayah pertanian di Indonesia.
"Khususnya kawasan pertanian tadah hujan. Namun melalui integrasi informasi iklim, langkah mitigasi di lapangan dapat berjalan efektif," kata dia.
Meski demikian, Ardhasena memaparkan bahwa sinergi adaptasi ini dikordinasikan oleh Kementerian Pertanian (Kementan) melalui serangkaian strategi. Mulai intensifikasi, ekstensifikasi, program pompanisasi, hingga penyesuaian pola tanam berhasil menekan potensi kerugian secara signifikan.
Salah satu contoh sukses penerapan informasi iklim terlihat di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan. Para petani di wilayah itu memajukan masa tanam dan memilih varietas yang sesuai pascamenerima peringatan dini BMKG terkait percepatan awal musim kemarau.
"Melalui penyesuaian pola tanam berbasis prediksi iklim, wilayah Pangkep berhasil menyelamatkan lahan pertanian seluas 7.067 hektare dari ancaman gagal panen," ujarnya.
Menurutnya BMKG terus mendorong pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan sektor pertanian untuk menjadikan data prakiraan iklim sebagai rujukan utama perancangan kalender tanam guna menjaga ketahanan pangan nasional.
Adapun periode musim kemarau di Indonesia diprediksi berakhir seiring masuknya musim hujan mulai Oktober - Desember 2026, meskipun fenomena El Nino di Samudra Pasifik diproyeksikan bertahan hingga kuartal I 2027.
Sebaran puncak musim hujan diawali pada Desember 2026 di 155 Zona Musim (ZOM) meliputi sebagian besar Sumatra, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, dan Sulawesi bagian utara.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022