
Ilustrasi penembakan. (Ardika/Antara)
JawaPos.com - Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) buka suara pasca insiden penembakan di Jalan Tombolututu Atas, Kelurahan Talise, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, pada Kami malam (27/8). Dalam insiden yang melibatkan seorang polisi itu, tukang parkir berinisial D tewas.
Menurut Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Achmad Muhaimin, insiden bermula saat personel Bid Propam Polda Sulteng Aipda AA datang dan memarkir mobilnya di salah satu gerai minimarket sekitar pukul 20.40 WITA. Saat keluar dari minimarket tersebut, AA didatangi oleh D hingga terjadi cekcok dan kontak fisik.
”Setelah keluar dari minimarket, Aipda AA didatangi seorang pria yang disebut mengenakan baju merah. Pria tersebut kemudian bertanya terkait parkir dan terjadi kontak fisik hingga berujung cekcok dan perkelahian,” kata Achmad dalam keterangan resmi dikutip Sabtu (29/8).
Baca Juga:Ramalan Zodiak Aquarius 29 Agustus 2026: Mulai dari Cinta, Karier, Kesehatan, dan Keuangan
Tidak sampai di situ, D disebut menyerang AA menggunakan parang ke arah wajah. Karena berusaha menepis serangan itu, AA mengalami luka pada bagian tangan kanan. Jari manisnya putus terkena tebasan parang yang dilayangkan oleh D. AA lantas mengeluarkan senjata api jenis HS dan meletuskan tembakan peringatan.
Namun, tembakan peringatan itu tidak menghentikan serangan D. Dia mengajar AA sambil membawa parang. AA pun kembali meletuskan tembakan yang mengenai D. Bukan hanya D, polisi telah memastikan bahwa seorang warga berinisial MA juga terkena peluru nyasar pada bagian leher kanan.
Oleh petugas, D sempat dirujuk ke RSUD Anutapura Palu, namun nyawanya tidak tertolong. Dia dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 02.30 WITA pada Jumat (28/8). Kini Polda Sulteng masih mendalami kasus tersebut, termasuk penggunaan senjata tajam dan senjata api.
Merujuk pemberitaan Radar Palu (Jawa Pos Group), keribuatan antara korban dengan AA terekam dalam CCTV dengan durasi 2 menit 26 detik. Dalam rekaman itu, tampak 2 orang pria terlibat perselisihan di area parkir minimarket. Pada video itu D tampak mengenakan baju berwarna merah dan membawa parang.
Dia kemudian mengejar pria lainnya yang belakangan dipastikan adalah AA. Dalam rekaman tersebut, AA tampak melakukan tindakan yang menyerupai penembakan ke arah D. Akibat insiden itu, D dilaporkan mengalami luka serius hingga akhirnya meninggal dunia.
Sementara AA mengalami luka pada bagian tangan. Salah satu jarinya terputus dan mendapat perawatan di RS Bhayangkara Palu. Dalam proses olah tempat kejadian perkara (TKP), Satreskrim Polresta Palu mengamankan potongan jari yang ditemukan di lokasi kejadian.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Monza vs Cagliari di Liga Italia: Tim Tamu Punya Catatan Impresif di Laga Tandang
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Coventry City: Menang Tipis, De Zerbi Akhiri Tren Buruk
Prediksi Skor Trabzonspor Vs Besiktas di Liga Turki: Salah Cs Punya Rekor Kandang Impresif
UU Ketenagakerjaan Batasi PKWT Maksimal 4 Tahun, Said Iqbal: Kalau Ciptaker Sembarangan
Prediksi Skor Getafe vs Rayo Vallecano: Emil Audero Bantu El Rayo Perpanjang Kutukan 10 Laga!
Persebaya Berangkat ke Makassar Besok! Tavares Siap Tantang Mantan Tim PSM
Prediksi Skor Al Fayha vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: Ivan Toney Siap Menggila di Al Majma’ah
Prediksi Skor Parma vs Torino: Kans Il Toro Tundukkan Tuan Rumah di Stadio Ennio Tardini!
Prediksi Tottenham vs Coventry: Spurs Belum Menang dalam Enam Laga, Coventry Percaya Diri
Prediksi Skor Monza vs Cagliari: Rossoblù Menang Tipis, Rekor Berusia 61 Tahun Terancam Pecah!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022