Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 7 Juli 2026 | 18.06 WIB

Sudah Seminggu Upaya Pemadaman, Kebakaran di TPA Jatiwaringin Banten Masih Belum Padam Sepenuhnya

Petugas Pemadam Kebakaran dibantu dengan dua halikopter milik BNPB memadamkan titik api di TPA Jatiwaringin, Tangerang, Jumat (03/07/2026). (Hanung Hambara/Jawa Pos) - Image

Petugas Pemadam Kebakaran dibantu dengan dua halikopter milik BNPB memadamkan titik api di TPA Jatiwaringin, Tangerang, Jumat (03/07/2026). (Hanung Hambara/Jawa Pos)

JawaPos.com - Penanggulangan kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, Banten sudah berlangsung seminggu. Namun, api belum sepenuhnya padam. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat baru 45 persen lahan terbakar berhasil dipadamkan dari total lahan terbakar seluas 14 hektare.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyampaikan bahwa BNPB bersama pemerintah daerah (pemda), kementerian, dan lembaga lainnya terus berusaha mengoptimalkan upaya pemadaman. Pengerahan petugas dari Satuan Tugas (Satgas) Darat dan Satgas Utara tidak berhenti dilakukan.

”Sebanyak 300 personel gabungan diterjunkan untuk percepatan pemadaman lokasi pembuangan akhir sampah warga Kabupaten Tangerang tersebut,” kata dia dalam keterangan resmi pada Selasa (7/7).

Personel gabungan itu terdiri atas petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten dan Kota Tangerang, BNPB, TNI, Polri, Manggala Agni dari Kementerian Kehutanan (Kemenhut), Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), dan relawan.

Penguatan personel gabungan tersebut didukung dengan pengerahan sejumlah peralatan seperti 19 unit mobil pemadam kebakaran, 4 unit mobil tangki air, 8 unit eskavator, 8 unit bulldozer, 3 unit helikopter water bombing, dan 2 unit drone monitoring.

”Situasi di lapangan menunjukkan kepulan asap putih masih terlihat di antara lahan-lahan yang menghitam terbakar. Beberapa titik api kecil nampak di antara tumpukan sampah,” ujarnya.

Abdul Muhari menyampaikan bahwa petugas pemadam kebakaran melakukan penyemprotan menggunakan selang panjang. Eskavator membantu mengurai tumpukan sampah. Sementara itu, tiga helikopter water bombing bolak-balik mengguyur titik api.

”Area pemadaman dibagi menjadi tiga sektor, yaitu utara, tengah, dan selatan untuk memudahkan koordinasi dan penanganan,” imbuhnya.

Dalam keterangan yang sama, Direktur Koordinasi Pengendalian Operasi Darurat BNPB Brigjen TNI Djohan Darmawan menyampaikan, upaya pemadaman kebakaran lahan TPA Jatiwaringin membutuhkan penanganan khusus. Sebab, jenis lahan menyerupai lahan gambut.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore