Tangkapan layar kondisi Gunung Anak Krakatau dalam pantauan CCTV Lava93 milik Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, KESDM. (Dok PVMBG)
JawaPos.com - Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Lampung, kembali menunjukkan eskalasi yang signifikan. Sepanjang hari ini, Rabu (8/7), gunung api aktif tersebut dilaporkan telah mengalami setidaknya enam kali erupsi beruntun sejak dini hari hingga menjelang siang, memicu semburan kolom abu tebal ke udara.
Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia (IABI) langsung memberikan atensi khusus. Anggota IABI, Dr. Daryono, membeberkan sejumlah langkah mitigasi yang wajib diperhatikan oleh masyarakat, wisatawan, maupun pelaku aktivitas laut di sekitar Selat Sunda.
"Pertama, patuhi zona larangan akses. Saat ini, otoritas telah menetapkan radius bahaya sejauh 3 kilometer dari kawah aktif," ujar Dr. Daryono, Rabu (8/7).
Mantan Direktur Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) ini menekankan agar nelayan, wisatawan, maupun warga tidak mendekati radius tersebut. Hal ini guna menghindari risiko fatal dari lontaran material pijar, awan panas, dan gas beracun.
Selain menjauhi zona bahaya, Daryono mengingatkan pentingnya meningkatkan kesiapsiagaan di wilayah pesisir pantai. Mengingat rekam jejak sejarah di Selat Sunda, kesiapan masyarakat menjadi kunci utama dalam meminimalkan dampak fatal.
"Masyarakat di sepanjang garis pantai harus memiliki rencana evakuasi mandiri jika terjadi gempa kuat atau aktivitas gunung api yang memicu anomali air laut," lanjutnya.
Ia mengimbau publik untuk mulai mengenali jalur evakuasi menuju tempat yang lebih aman. Titik kumpul darurat juga harus sudah disepakati bersama keluarga atau komunitas setempat.
Poin ketiga yang menjadi sorotan adalah antisipasi terhadap sebaran abu vulkanik yang meluas. Jika wilayah pemukiman mulai terpapar, masyarakat diminta segera melindungi sistem pernapasan dan mata.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022