
Ilustrasi penganiayaan. (Dok. JawaPos.com)
JawaPos.com - Seorang warga bernama Dinar diduga menjadi korban kasus dugaan penganiayaan oleh seorang prajurit TNI AL pada Sabtu (30/5). Dia mengalami luka lebam di sekujur tubuh setelah dihajar menggunakan selang, tangan, dan kaki.
Dikutip dari pemberitaan Radar Situbondo (Jawa Pos Group) pada Senin (1/6), pemuda berusia 19 tahun itu menceritakan bahwa peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Warga Kelurahan Dawuhan, Situbondo, Jawa Timur (Jatim) itu mengaku ditantang untuk melapor.
Berdasar keterangan Dinar, peristiwa itu terjadi saat dirinya sedang asyik bermain di dalam rumah bersama 2 orang temannya. Tiba-tiba seorang prajurit TNI AL datang. Setelah masuk ke dalam rumah, dia langsung mengunci pintu rumah dan melakukan penganiayaan.
”Di dalam rumah dia langsung menendang saya, memukul saya. Saya tidak bisa kemana-mana. Mau melawan takut, dia ngakunya adalah anggota TNI,” ucap dia.
Baca Juga:Jamaah Haji Meninggal Turun Signifikan, Istithaah Kesehatan Haji 2027 Disiapkan Lebih Awal
Menurut Dinar, tindakan itu dilakukan tanpa sebab. Prajurit TNI AL itu mengira Dinar telah menyapa kekasihnya. Padahal, dia mengaku tidak mengenal kekasih prajurit tersebut. Dia menyebut, yang menyapa kekasih prajurit itu adalah temannya. Itu pun karena sudah saling kenal.
”Yang nyapa pacarnya om TNI itu temannya saya. Nyapa karena kenal. Saya tidak kenal dan tidak menyapa. Tapi, saat saya ngasih alasan dia (oknum TNI) tidak mau dengar dan terus memukuli saya,” bebernya.
Hafid Junaidi sebagai orang tua Dinar mengaku sudah membawa putranya ke Elizabeth untuk mendapat perawatan medis sekaligus cek visum. Mereka juga sudah membuat laporan kepolisian ke Mapolres Situbondo agar pelaku segera ditangkap.
”Semalam saya langsung laporan ke Mapolres. Tapi, karena pelaku adalah oknum TNI katanya harus laporan ke Markas Detasemen Polisi Militer Pangkalan TNI Angkatan Laut (Denpom Lanal) Banyuwangi,” imbuhnya.
Sebagai orang tua, Hafid mengaku tidak terima putranya dipukuli tanpa sebab. Dia meminta TNI AL menangani laporan yang sudah dibuat secara serius. Dia tegas menyatakan bakal menolak jika ada pihak yang meminta masalah tersebut diselesaikan secara kekeluargaan.
”Saya sebagai orang tua tidak terima. Kasus ini akan dikawal tuntas. Kemana pun prosedur laporannya pasti akan saya ikuti,” ujarnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022