
Kepolisian memamerkan empat pelaku pencurian hingga pembunuhan lansia di Rumbai, Pekanbaru, Riau. (Istimewa)
JawaPos.com - Polda Riau memastikan bahwa 4 pelaku pembunuhan Dumaris Boru Sitio di Jalan Kurnia 2, Kecamatan Rumbai, Pekanbaru dalam pengaruh narkoba. Kepastian itu diperoleh setelah polisi melakukan tes urine pasca menangkap para pelaku pada Sabtu malam (2/5).
Kabid Humas Polda Riau Kombes Zahwani Pandra Arsyad menyampaikan hal itu kepada awak media dalam konferensi pers di Pekanbaru pada Minggu (3/4). Dia menyampaikan bahwa tersangka AFT, SL, E, dan L merampok korban setelah mengonsumsi narkoba.
”Hasil pemeriksaan daripada keempat tersangka tersebut, baik itu adalah AFT, maupun dari SL, termasuk E dan L, itu adalah positif menggunakan amfetamin atau ekstasi,” ucap Pandra.
Obat terlarang itu membuat para tersangka tega menghabisi nyawa korban dengan cara keji. Yakni memukulkan balok kayu berulang kali. Hantaman balok kayu tersebut membuat korban kehilangan kesadaran hingga akhirnya meninggal dunia di lokasi kejadian.
”Jadi, suatu pengaruh daripada stimulan dan halusinogen, sehingga pelaku dapat berani melakukan aksinya secara keji,” imbuhnya.
Perbuatan pelaku kepada korban terekam jelas pada kamera CCTV yang terpasang di lokasi kejadian. Meski pelaku sempat merusak kamera tersebut, namun rekaman yang sempat tersimpan pada memori kamera menunjukkan aksi keji para pelaku pada Rabu pagi (29/4).
”Sekali lagi, itu ada pengaruh daripada obat-obatan terlarang, sehingga pelaku dapat melakukan aksinya secara keji dan melakukan pemukulan dengan menggunakan barang bukti berupa kayu, sebalok kayu itu, kayu yang sudah dipersiapkan jauh-jauh hari,” tegas Pandra.
Sebelumnya, aparat kepolisian di bawah jajaran Polda Riau berhasil menangkap 4 pelaku pembunuhan lansia berusia 60 tahun di Jalan Kurnia 2, Kecamatan Rumbai, Pekanbaru pada Sabtu malam. Para pelaku yang tega menghabisi nyawa korban dengan cara dihantam menggunakan balok kayu itu ditangkap di 2 lokasi berbeda.
Kapolresta Pekanbaru Kombes Muharman Arta menyampaikan bahwa penangkapan dilakukan oleh Tim Gabungan yang terdiri atas personel Resmob Jatanras Polda Riau dan Satreskrim Polresta Pekanbaru. Bukan di Riau, para pelaku ditangkap oleh petugas kepolisian dalam pelarian mereka di Aceh dan Sumatera Utara (Sumut).
”Alhamdulillah, tim gabungan Resmob Jatanras Polda Riau dan Satreskrim Polresta Pekanbaru berhasil menangkap 4 pelaku kasus curas yang menyebabkan seorang perempuan meninggal dunia di Rumbai, Pekanbaru,” ungkap Arta dikutip dari pemberitaan Riau Pos (Jawa Pos Group).
Perwira menengah Polri dengan tiga kembang di pundak itu pun membeber lokasi penangkapan para pelaku. Menurut dia, 2 orang pelaku ditangkap oleh polisi di wilayah Aceh Tengah. Sementara 2 pelaku lainnya ditangkap di Kota Binjai, Sumut. Mereka langsung dibawa ke Pekanbaru untuk menjalani proses hukum atas perbuatan keji yang sudah dilakukan kepada korban.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
