
Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Jasa Raharja Harwan Muldidarmawan saat mengunjungi fasilitas Poltrada Bali. (Istimewa)
JawaPos.com - Jasa Raharja terus berupaya meningkatkan keselamatan transportasi. Perusahaan BUMN ini pun melakukan kunjungan kerja ke Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali di Tabanan. Melalui kunjungan ini, membahas penguatan regulasi, manajemen risiko, dan mitigasi kecelakaan.
Sebagai perusahaan negara, Jasa Raharja berupaya memberikan perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas. Kolaborasi ini juga bermanfaat bagi Poltrada dalam memperkaya perspektif akademik dan praktik lapangan.
Jasa Raharja mengawali kunjungan dengan peninjauan sarana prasarana kampus, khususnya fasilitas pengujian keselamatan transportasi. Rombongan melihat berbagai alat uji keselamatan kendaraan, meliputi headlight tester robotik untuk menguji intensitas dan arah sorot lampu, roller brake tester untuk mengukur kinerja sistem pengereman, light retro reflector tester (APC tester) untuk memastikan daya pantul reflektor dalam kondisi minim cahaya, serta over dimension estimator (ODOL) untuk mendeteksi pelanggaran dimensi kendaraan secara akurat.
Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Jasa Raharja Harwan Muldidarmawan mengatakan, pemerintah dan institusi pendidikan memerlukan kolaborasi yang baik. Dengan begitu bisa membangun ekosistem keselamatan transportasi yang komprehensif.
“Konsep sinergi antara Jasa Raharja dan Poltrada Bali merupakan langkah penting dalam membangun budaya keselamatan yang berkelanjutan. Melalui kolaborasi ini, kami ingin memastikan bahwa aspek kepatuhan, manajemen risiko, serta mitigasi kecelakaan dapat diimplementasikan secara terintegrasi, baik di tingkat kebijakan maupun praktik lapangan,” ujar Harwan, Jumat (1/5).
Kolaborasi antara Jasa Raharja dan Poltrada Bali mencakup banyak hal. Seperti kesiapan infrastruktur fisik, hingga mendorong penguatan regulasi nasional. Poltrada Bali melihat peluang meningkatkan standar kualifikasi para pengemudi profesional, khususnya bagi mereka yang berada di lingkungan korporasi maupun perusahaan angkutan umum.
Kedua pihak sepakat untuk meningkatkan kompetensi secara berkala bagi pengemudi profesional. Dengan harapan bisa membangun ekosistem transportasi yang lebih aman.
Inisiatif tersebut bertujuan untuk memastikan setiap tenaga pengemudi profesional memiliki pemahaman dan keterampilan mengemudi yang mendalam serta penguasaan teknis. Sehingga relevan dengan perkembangan otomotif dan infrastruktur terkini.

Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs Uzbekistan: Ruben Dias Siap Hadapi Tim Bertahan
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Penampakan Wajah Wanita yang Menipu Tantri Kotak dkk dengan Kerugian Mencapai Rp 10 Miliar
Viral! Pengakuan BEM FH UBK Usai Temui Gibran, Ngaku Terima Uang hingga Minta Maaf ke Mahasiswa
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Kolombia vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Daniel Munoz Motor Serangan Los Cafeteros
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
Prediksi Skor Panama vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Luka Modric Berburu Poin Pertama
