
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Evita Nursanty. (Ni Putu Putri Muliantari/Antara)
JawaPos.com – Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) DPR RI mendorong pemerintah untuk lebih serius memperkuat aspek keselamatan transportasi wisata di berbagai destinasi unggulan nasional. Desakan ini disampaikan menyusul kecelakaan yang menimpa keluarga Fernando Martin, pelatih tim sepak bola wanita klub Valencia, saat berwisata di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada akhir Desember 2025 lalu.
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Evita Nursanty, menegaskan faktor keselamatan dan keamanan harus menjadi fondasi utama dalam pengembangan pariwisata nasional. Menurutnya, pengelolaan destinasi wisata tidak boleh hanya berorientasi pada peningkatan jumlah kunjungan wisatawan.
“Harus ada perbaikan yang serius dari sisi tata kelola pariwisata nasional dengan menempatkan faktor safety and security atau faktor ‘S’ sebagai yang utama setelah aksesibilitas, amenitas, atraksi atau 3A+S. Safety and security tourism harus menjadi pilar utama pariwisata Indonesia agar sektor ini tumbuh aman, bertanggung jawab, dan berkelanjutan,” kata Evita kepada wartawan, Rabu (21/1).
Politikus PDIP itu menilai, upaya menjamin keselamatan wisatawan, pekerja pariwisata, serta masyarakat lokal harus ditempatkan sejajar dengan ambisi pemerintah meningkatkan lama tinggal wisatawan (length of stay) dan pengeluaran wisatawan di destinasi wisata.
“Berulangnya kecelakaan di destinasi wisata menunjukkan bahwa keselamatan dan keamanan belum menjadi prioritas utama kebijakan pariwisata. Satu nyawa yang hilang adalah kegagalan sistem. Ini tidak boleh dianggap hal biasa,” tegasnya.
Senada dengan Evita, Ketua Komisi V DPR RI Lasarus menyoroti aspek kelaikan kapal wisata, khususnya kapal pinisi yang digunakan dalam insiden di Labuan Bajo tersebut. Ia mengungkapkan bahwa kapal pinisi sejatinya tidak dirancang sebagai angkutan penumpang.
“Saya coba diskusi, saya kalau bicara soal kapal ini Pak, sering saya kontak Pak Soerjanto Tjahjono ini, Pak KNKT ini. Kapal pinisi ini sedianya kan bukan untuk angkut orang Pak, ini kan untuk angkut barang,” ujar Lasarus.
Menurutnya, kecelakaan kapal pinisi di Labuan Bajo telah menjadi perhatian luas, termasuk di tingkat internasional, karena melibatkan figur publik dunia.
“Apalagi kejadian di Labuan Bajo ini salah satu figur yang dikenal dunia, pelatih sepak bola Valencia. Sehingga dunia memperhatikan ke kita semua seperti apa standar keselamatan kita dalam rangka mengawal seluruh wisatawan yang datang ke tempat kita, apapun moda transportasinya, termasuk kapal pinisi ini,” tegasnya.
Lasarus pun meminta Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk lebih ketat dalam memastikan kelaikan kapal pinisi sebelum berlayar, termasuk penerapan standar keselamatan yang jelas dan terukur.
“Jadi ini menurut saya harus ada protap yang jelas, Pak Menteri, karena sedianya kapal ini dulunya bukan untuk angkut orang,” tuturnya.
Ia pun menegaskan, perlunya standar operasional prosedur (SOP) khusus yang ditetapkan regulator agar kejadian serupa tidak terulang.
“Saya pikir ini perlu mendapat perhatian sehingga ada standar operasional prosedur yang jelas yang ditetapkan oleh regulator, yaitu dari Kementerian Perhubungan,” pungkasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Prediksi Skor Palermo vs Mantova di Coppa Italia: Rosanero Siap Libas Tim Tamu di Renzo Barbera
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Manajemen Buka Suara Usai Ikang Fawzi Dikabarkan Menikah Lagi
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
35 Santri Keracunan MBG Masih Dirawat di RS Siti Hajar Sidoarjo
Prediksi Skor Laos U-20 vs Timnas Indonesia U-20: Garuda Muda Berpeluang Pesta Gol!
Prediksi Sassuolo vs Frosinone di Coppa Italia 2026/2027: Jay Idzes Cs Menang Susah Payah
