
Pikap 4x4 yang didistribusikan ke setiap Koperasi Merah Putih. (Hanung/Jawa Pos)
JawaPos.com – Pembagian kendaraan operasional Koperasi Desa Merah Putih dilakukan secara seragam ke seluruh desa. Setiap koperasi direncanakan menerima truk, pikap 4x4, dan kendaraan roda tiga, tanpa melihat perbedaan kebutuhan di masing-masing wilayah.
Padahal, seperti dikutip dari Radar Tuban (Jawa Pos Group), kondisi geografis dan potensi ekonomi desa sangat beragam. Kebutuhan kendaraan di desa pertanian, pesisir, maupun wilayah non-produktif tidak bisa disamakan.
Kepala Desa Dagangan, Kecamatan Parengan, Tuban, Abdul Wahab, menyebut kebutuhan kendaraan di wilayahnya justru lebih besar dari yang diberikan. Ia menilai satu unit pikap tidak cukup untuk mengangkut hasil panen di daerah perbukitan.
“Kalau ngomong kebutuhan, minimal lima unit,” ujarnya.
Sebaliknya, di desa pesisir seperti Karangagung, Kecamatan Palang, Tuban, fungsi kendaraan berbeda lagi. Kepala desa setempat, Aji Agus Wiyoto, menyebut kendaraan bisa dimanfaatkan untuk mengangkut hasil tangkapan nelayan maupun peralatan seperti mesin kapal dan jaring.
Namun, tidak semua desa memiliki kebutuhan serupa. Di sejumlah wilayah, belum jelas komoditas apa yang akan diangkut oleh kendaraan tersebut.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perdagangan (Diskopumdag) Tuban, Gunadi, menyebut kendaraan disiapkan untuk menunjang aktivitas bisnis koperasi. Namun, penjelasan terkait kebutuhan riil di tiap desa masih bersifat umum.
“Menyesuaikan kemampuan dan kondisi di lapangan masing-masing,” ujarnya.
Di sisi lain, pembangunan koperasi sendiri belum merata. Dari 311 desa di Kabupaten Tuban, baru 57 desa yang menuntaskan pembangunan gerai 100 persen. Sementara sebagian lainnya masih dalam berbagai tahap, bahkan ada yang belum mulai sama sekali.
Artinya, distribusi kendaraan berjalan beriringan dengan kondisi pembangunan yang belum seragam.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
