
Ketua Partai Golkar Bahlil Lahadalia di DPP Golkar (Royyan/JawaPos.com)
JawaPos.com - Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar Bahlil Lahadalia meminta agar Polri mengusut tuntas penusukan terhadap Ketua DPD Partai Golkar Maluku Tenggara Agrapinus Rumatora alias Nus Kei yang terjadi di Bandara Karel Sadsuitubun pada Minggu (19/4).
Bahlil menegaskan bahwa kasus Nus Kei harus dituntaskan secara saksama. Untuk itu, dia sudah meminta jajarannya dari DPP Partai Golkar untuk mengawal penanganan kasus yang kini diproses oleh Polda Maluku tersebut. Dia ingin pelaku dihukum sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku.
”Sudah saya meminta kepada sekjen (Partai Golkar) untuk mendampingi dalam rangka melakukan proses sampai tuntas. Kami serahkan kepada aparat penegak hukum. Tapi, DPP Golkar telah meminta agar (kasus)ini diusut secara tuntas dan bisa diselesaikan secara saksama,” kata dia kepada awak media pada Senin (20/4).
Bagi Bahlil, Nus Kei bukan sekedar pengurus Partai Golkar di daerah. Dia menyebut, ketua DPD Partai Golkar Maluku Tenggara tersebut sebagai saudaranya. Atas peristiwa yang dialami oleh Nus Kei hingga kehilangan nyawa, dia turut menyampaikan duka cita.
”Kami turut berduka atas meninggalnya ketua DPD Golkar Maluku Tenggara, saudara saya, Pak Nus. Dan semoga diterima di sisi Allah SWT,” doa Bahlil.
Sebelumnya, Polda Maluku mengungkap motif di balik penusukan Nus Kei. Berdasar keterangan yang diperoleh penyidik dari pelaku, penusukan yang menyebabkan Nus Kei kehilangan nyawa dilatari balas dendam. Pelaku menyimpan dendam kepada korban sejak 6 tahun lalu.
”Motif (penusukan Nus Kei) berdasarkan hasil pemeriksaan adalah balas dendam,” kata Kabid Humas Polda Maluku Kombes Rositah Umasugi saat dikonfirmasi.
Rositah memastikan, pelaku mengenal Nus Kei. Sehingga tidak lagi disebut sebagai orang tidak dikenal atau OTK. Sesuai dengan penanganan kasus yang dilakukan oleh polisi, peristiwa penusukan Nus Kei terjadi sekitar pukul 11.25 WIT di area pintu keluar Bandara Karel Sadsuitubun Ibra, Kecamatan Kei Kecil, Maluku Tenggara.
”Tiba-tiba korban ditikam oleh orang tidak dikenal menggunakan sebilah pisau. Terduga Pelaku langsung melarikan diri usai kejadian,” ucap Rositah.
Peristiwa penusukan terjadi sesaat setelah Nus Kei tiba di bandara tersebut. Oleh keluarganya, korban sempat dibawa ke Rumah Sakit Karel Sadsuitubun pada pukul 12.00 WIT. Namun tim medis menyatakan korban meninggal dunia karena luka tusuk yang dialami.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Malaga vs Espanyol: Los Periquitos Bidik Poin, Tuan Rumah Terpuruk
Prediksi Skor Arema FC vs Bhayangkara FC: Berpeluang Imbang di Kanjuruhan
Prediksi Skor Persipura vs RANS Nusantara: Produktivitas Gol Jadi Pembeda
Prediksi Skor Isenmulang Kalteng vs Persebaya di Super League, Green Force Berpeluang Curi Tiga Poin
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Susunan Pemain Persik vs Madura United: Reina Siapkan Strategi Terbaik
Prediksi Skor Persik Kediri vs Madura United: Laskar Sape Kerap Punya Kans Menang di Brawijaya!
Suahasil Buka Suara soal Pembagian Tugas Tiga Wamenkeu, Ini Fokusnya!
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Emil Audero Incar Poin di Kandang
Adhyaksa FC Bekasi Vs PSGC Ciamis: Misi Bangkit Tuan Rumah

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022