
Ketua DPD II Partai Golkar Maluku Tenggara, Agripinus Rumatora alias Nus Kei semasa hidup. (ANTARA)
JawaPos.com - Fakta di balik peristiwa penusukan Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara Agrapinus Rumatora alias Nus Kei kembali terungkap. Kepada polisi, pelaku penusukan mengaku sudah menyimpan dendam sejak 2020 silam. Menurut pelaku, Nus Kei adalah orang di balik pembunuhan saudara mereka yang bernama Fenansius Wadanubun alias Dani Holat.
Kabid Humas Polda Maluku Kombes Rositah Umasugi menyampaikan bahwa kedua pelaku berinisial HR dan FU menyampaikan pengakuan tersebut saat diperiksa oleh polisi. Mereka mengatakan, masih ingat dengan peristiwa yang terjadi 6 tahun lalu di sekitar Kalimalang, Bekasi, Jawa Barat (Jabar). Persisnya di samping Apartemen Metro Galaxy.
”Berdasarkan pengakuan pelaku motif pelaku adalah balas dendam. Kedua pelaku dendam karena korban Nus Kei adalah otak dibalik pembunuhan saudara kedua pelaku atas nama Fenansius Wadanubun alias Dani Holat,” kata dia.
Peristiwa penusukan terjadi sesaat setelah Nus Kei tiba di bandara tersebut. Oleh keluarganya, korban sempat dibawa ke Rumah Sakit Karel Sadsuitubun pada pukul 12.00 WIT. Namun tim medis menyatakan korban meninggal dunia karena luka tusuk yang dialami.
Pasca kejadian itu, Polres Maluku Tenggara yang dipimpin langsung oleh Kapolres Maluku Tenggara AKBP Rian Suhendi menangkap 2 orang pelaku. Masing-masing berinisial HR dengan umur 28 tahun dan FU yang berumur 36 tahun. Keduanya langsung diperiksa secara intensif.
Kepada seluruh jajaran di Polres Maluku Tenggara, Polda Maluku meminta menangani kasus tersebut secara profesional, transparan, dan tuntas. Mereka juga meminta semua pihak menahan diri. Sebab, kasus penusukan itu sudah ditangani oleh aparat kepolisian.
”Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya keluarga besar korban dan simpatisan, untuk menahan diri dan mempercayakan penanganan kasus ini kepada Polri. Jangan ada aksi balasan yang dapat memperkeruh situasi. Saat ini situasi di Maluku Tenggara aman dan kondusif,” ucap Rositah.

Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Prediksi Skor Portugal vs Spanyol: Pasar Taruhan Dunia Jagokan La Furia Roja, Ronaldo Siap Balas Rekor Buruk
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026: Lionel Messi vs Mohamed Salah, Albiceleste Diunggulkan ke Perempat Final
Dijanjikan Gaji Rp 1,4 Juta Hanya Cair Rp 76 Ribu, Kopdes Merah Putih di Bojonegoro Pilih Tutup
Prediksi Swiss vs Kolombia di 16 Besar Piala Dunia 2026: Sesumbar De Nati Andalkan Manzambi
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia: Bursa Taruhan Dunia Ramalkan Imbang, Red Devils Unggul Head to Head
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di 16 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Lionel Messi atau Mohamed Salah
