Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 21 April 2026 | 02.54 WIB

Sudah Dendam sejak 2020, Pelaku Tusuk Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara hingga Tewas

Ketua DPD II Partai Golkar Maluku Tenggara, Agripinus Rumatora alias Nus Kei semasa hidup. (ANTARA) - Image

Ketua DPD II Partai Golkar Maluku Tenggara, Agripinus Rumatora alias Nus Kei semasa hidup. (ANTARA)

JawaPos.com - Fakta di balik peristiwa penusukan Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara Agrapinus Rumatora alias Nus Kei kembali terungkap. Kepada polisi, pelaku penusukan mengaku sudah menyimpan dendam sejak 2020 silam. Menurut pelaku, Nus Kei adalah orang di balik pembunuhan saudara mereka yang bernama Fenansius Wadanubun alias Dani Holat.

Kabid Humas Polda Maluku Kombes Rositah Umasugi menyampaikan bahwa kedua pelaku berinisial HR dan FU menyampaikan pengakuan tersebut saat diperiksa oleh polisi. Mereka mengatakan, masih ingat dengan peristiwa yang terjadi 6 tahun lalu di sekitar Kalimalang, Bekasi, Jawa Barat (Jabar). Persisnya di samping Apartemen Metro Galaxy.

”Berdasarkan pengakuan pelaku motif pelaku adalah balas dendam. Kedua pelaku dendam karena korban Nus Kei adalah otak dibalik pembunuhan saudara kedua pelaku atas nama Fenansius Wadanubun alias Dani Holat,” kata dia.

Peristiwa penusukan terjadi sesaat setelah Nus Kei tiba di bandara tersebut. Oleh keluarganya, korban sempat dibawa ke Rumah Sakit Karel Sadsuitubun pada pukul 12.00 WIT. Namun tim medis menyatakan korban meninggal dunia karena luka tusuk yang dialami.

Pasca kejadian itu, Polres Maluku Tenggara yang dipimpin langsung oleh Kapolres Maluku Tenggara AKBP Rian Suhendi menangkap 2 orang pelaku. Masing-masing berinisial HR dengan umur 28 tahun dan FU yang berumur 36 tahun. Keduanya langsung diperiksa secara intensif.

Kepada seluruh jajaran di Polres Maluku Tenggara, Polda Maluku meminta menangani kasus tersebut secara profesional, transparan, dan tuntas. Mereka juga meminta semua pihak menahan diri. Sebab, kasus penusukan itu sudah ditangani oleh aparat kepolisian.

”Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya keluarga besar korban dan simpatisan, untuk menahan diri dan mempercayakan penanganan kasus ini kepada Polri. Jangan ada aksi balasan yang dapat memperkeruh situasi. Saat ini situasi di Maluku Tenggara aman dan kondusif,” ucap Rositah.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore