Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 18 April 2026 | 00.59 WIB

Dorong Transparansi di Tengah Persepsi Negatif Terhadap Industri Air Kemasan

Ilustrasi AMDK - Image

Ilustrasi AMDK

JawaPos.com – Industri air minum dalam kemasan (AMDK) kembali menjadi sorotan, terutama terkait isu keberlanjutan dan persepsi publik yang kerap menilai sektor ini sebagai industri ekstraktif.

Menanggapi hal tersebut, Asosiasi Air Minum Dalam Kemasan Nusantara (Amdatara) menegaskan pentingnya penguatan praktik ramah lingkungan serta kolaborasi dengan pemerintah.

Ketua Umum Amdatara, Karyanto Wibowo, menyebut industri AMDK tengah berupaya mengintegrasikan prinsip ekonomi sirkular dalam operasionalnya. "Kami ingin memberikan jawaban yang konkrit bahwa industri ini merupakan leading untuk ekonomi sirkular dan keberlanjutan," ujarnya.

Menurutnya, tantangan utama bukan hanya pada implementasi praktik berkelanjutan, tetapi juga pada persepsi publik yang masih negatif terhadap industri tersebut. Pihaknya pun menjalin komunikasi dengan DPR, khususnya Komisi VII, untuk merespons kritik yang berkembang di masyarakat.

"Sehingga kami bisa dipersepsikan sebaliknya, nggak selalu dibilang kurang memberikan kontribusi ke masyarakat atau ekonomi nasional. Artinya persepsi ini bisa terjawab," kata Karyanto.

Di sisi lain, pemerintah mencatat kontribusi ekonomi industri ini cukup signifikan. Kementerian Perindustrian menyebut sektor AMDK telah menyerap lebih dari 46 ribu tenaga kerja dengan nilai investasi mencapai Rp27,8 triliun.

Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau, dan Bahan Penyegar Kemenperin, Merijanti Punguan Pintaria, menilai industri perlu lebih terbuka dalam menunjukkan praktik keberlanjutan yang telah dilakukan.

"Karena ada di luar sana beredar bahwa industri hanya cari profit. Katanya jual air kaya, cuma ngambil air lalu dikemas dan dijual dapat untung. Padahal ada banyak hal yang harus dilakukan dalam upaya melakukan proses bisnis AMDK," ujar Merijanti.

Pemerintah juga mendorong pelaku industri untuk mendokumentasikan dan mempublikasikan kegiatan keberlanjutan secara lebih transparan, sebagai bagian dari upaya membangun kepercayaan publik.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore