
Seorang perempuan berinisial FR, 25 tahun, warga Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, ditemukan meninggal dunia di dekat rel kereta api Kampung Dalem, Kota Kediri pada Selasa (14/4). (dok. Radar Kediri)
JawaPos.com - Seorang perempuan berinisial FR, 25 tahun, warga Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, ditemukan meninggal dunia di dekat rel kereta api Kampung Dalem, Kota Kediri pada Selasa (14/4) subuh.
Penemuan ini sempat menggemparkan masyarakat sekitar. Sebelum diduga nekat mengakhiri hidup, FR diketahui pernah bekerja sebagai pegawai di satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) SPPG Sidomulyo 1.
Namun, perempuan 25 tahun itu tak lama bekerja di sana. “Korban bekerja baru 2 bulan,” tutur sumber yang enggan disebutkan namanya, dikutip dari Jawa Pos Radar Kediri, Rabu (15/4).
Sementara itu, Kapolsek Kediri Kota, Kompol Bowo Wicaksono, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan dari masinis kereta api yang melihat seseorang tertabrak saat melintas di lokasi kejadian.
“Pada Selasa (14/4) sekitar pukul 04.45 WIB, KA Gajayana tujuan Gambir-Malang dengan masinis Ponco Ari memberitahukan kepada stasiun jika saat melintas pada KM 85+6/7 ada orang yang menandakan diri di kereta tersebut,” ucapnya.
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas Polsuska bersama penjaga perlintasan kereta api segera melakukan pengecekan ke lokasi. Hasilnya, ditemukan seorang perempuan tergeletak di sisi rel dalam kondisi tak bernyawa.
Petugas kepolisian langsung menuju ke lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (OTK). Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Kediri untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Polisi kemudian menemukan barang-barang milik korban antara lain dua unit handphone, satu unit sepeda motor Honda Beat, dan satu tas berisi dompet," imbur pria yang akrab disapa Bowo tersebut.
Setelah melakukan olah TKP dan penyelidikan, polisi memastikan korban diduga bunuh diri. Hal itu didasarkan pada tidak adanya luka akibat senjata tajam, motor terparkir rapi, serta barang korban tetap utuh.
“Di handphone korban ditemukan chat pamitan kepada rekan-rekan kerjanya di SPPG. (Dugaan, Red) korban tidak cocok dengan penempatannya,” ucap Kompol Bowo.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
