
RSHS Bandung. Antara
JawaPos.com - Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi (KDM) mencecar manajemen Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) terkait kasus bayi Nina Soleha yang dibawa orang tak dikenal beberapa waktu lalu.
Secara khusus, KDM mempertanyakan soal sanksi pada perawat yang diduga lalai, sehingga bayi nina bisa sampai dibawa orang tak dikenal.
hal itu disampaikan KDM saat berbincang dengan Asisten Manajer Keperawatan RSHS, Arif melalui panggilan video, saat Arif tengah mengunjungi rumah Nina.
"Sanksi yang diberikan apa sekarang ini?" tanya KDM seperti dikutip dari YouTube-nya, Jumat (10/4).
Baca Juga:Viral, Ibu Ini Cerita Bayinya Diberikan Perawat ke Orang Lain di RSHS, Duga Perdagangan Anak
Arif mengatakan bahwa saat ini perawat tersebut sudah dinonaktifkan sementara untuk dimintai klarifikasi lebih lanjut, terkait alasan pembiaran terhadap anak Nina yang dibawa orang tak dikenal.
"Dengan Komite Keperawatan nanti kami analisis lebih dalam," ucapnya.
KDM yang Tak puas dengan jawaban itu kemudian meminta kejelasan. Bila nantinya perawat tersebut terbukti lalai, sanksi yang diberikan bisa sampai pada pemberhentian atau tidak.
Namun, Arif hanya menjawab normatif bahwa sanksi yang diberikan bisa berupa sanksi disiplin.
"Kalau di dalam regulasi kami, Pak, kalau misalkan itu kan hasil analisisnya misalkan terkait dengan kompetensi, maka itu dilakukan pembinaan. Apakah itu nanti dilatih ulang, seperti apa. Tapi kalau sudah jelas-jelas misalkan itu kelalaian, nah itu mungkin nanti akan ada tindakan eee pencabutan kewenangan klinis sementara gitu, Pak," jawabnya.
prinsipnya, lanjut Arif, pelaku bisa disanksi pemberhentian bila terbukti sengaja melakukan kelalaian tersebut. "Kalau kesengajaan bisa (pemberhentian)," pungkasnya.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
