
Seorang ibu menjemur anaknya yang masih bayi. (Ilustrasi/Gemini AI)
JawaPos.com-Kebiasaan menjemur bayi di pagi hari telah lama dipercaya sebagai cara utama untuk menjaga kesehatan anak, khususnya dalam memenuhi kebutuhan vitamin D.
Namun, seiring perkembangan ilmu kedokteran, praktik ini kini tidak lagi dianggap sebagai satu-satunya solusi, bahkan berpotensi berisiko jika dilakukan tanpa aturan yang tepat.
Penjelasan terbaru dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menegaskan bahwa meski sinar matahari memang membantu tubuh memproduksi vitamin D, efektivitasnya tidak selalu konsisten dan bergantung pada banyak faktor.
Mulai dari waktu paparan, durasi, kondisi cuaca, lokasi geografis, warna kulit, hingga luas permukaan kulit yang terkena sinar matahari, semuanya memengaruhi proses pembentukan vitamin D dalam tubuh bayi.
“Tidak semua sinar matahari efektif membentuk vitamin D. Prosesnya dipengaruhi banyak faktor, seperti waktu dan durasi berjemur, cuaca, lokasi, warna kulit, dan luas kulit yang terpapar,” tulis IDAI di akun Instagram resminya, dikutip Jumat (3/4).
IDAI menekankan bahwa orang tua tidak bisa memastikan kebutuhan vitamin D anak terpenuhi hanya dengan menjemur. Selain itu, kulit bayi yang masih sangat tipis dan sensitif membuat mereka lebih rentan terhadap dampak buruk paparan sinar ultraviolet.
Paparan sinar matahari berlebih dapat menyebabkan iritasi kulit hingga meningkatkan risiko kanker kulit di masa depan. Karena itu, pendekatan yang lebih aman kini lebih dianjurkan oleh para ahli kesehatan anak.
Sebagai alternatif yang lebih terukur, IDAI merekomendasikan pemberian suplemen vitamin D secara rutin. Untuk bayi usia di bawah 12 bulan, dosis yang dianjurkan adalah 400 IU per hari. Sementara anak usia di atas 1 tahun hingga remaja membutuhkan sekitar 600 IU per hari.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
