
Sejumlah pemudik jalan kaki karena kendaraan yang ditumpangi terjebak macet tak bisa bergerak. (Radar Bali)
JawaPos.com - Terjebak dalam kemacetan panjang yang melelahkan dan penuh ketidakpastian, sejumlah pemudik akhirnya mengambil keputusan nekat.
Mereka memilih turun dari kendaraan dan berjalan kaki untuk mengurai kejenuhan sekaligus mendekat ke tujuan.
Gambaran ini terlihat di sepanjang jalur menuju Pelabuhan Gilimanuk. Kemacetan parah yang terjadi sejak Minggu sore (15/3) membuat arus kendaraan nyaris tak bergerak.
Dalam situasi tersebut, puluhan pemudik memilih langkah ekstrem dengan berjalan kaki sejauh beberapa kilometer demi mencapai kawasan pelabuhan.
Salah satunya adalah Daimam (59), pemudik asal Jawa Tengah. Setelah lebih dari 12 jam terjebak di dalam mobil travel tanpa kepastian, ia memutuskan untuk berjalan kaki sejauh sekitar 10 kilometer menuju Pelabuhan Gilimanuk pada Senin (16/3) dini hari.
“Badan capek, tapi kalau nunggu di mobil rasanya tidak ada kepastian," tutur Daimam saat beristirahat di Masjid Al-Mubarok.
Kisah serupa dialami Febri (22), yang bahkan nekat melintasi kawasan hutan Cekik seorang diri pada malam hari dengan hanya mengandalkan senter dari ponselnya.
Meski berhasil mencapai area sekitar pelabuhan, perjuangan para pemudik belum berakhir. Mereka masih harus menunggu berjam-jam di tepi jalan sambil menanti kendaraan travel atau bus yang mereka tumpangi, yang hingga kini masih tertahan di tengah kemacetan bersama barang-barang mereka di bagasi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Al-Hilal vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: The Blue Waves Amankan 3 Poin di Kandang!
Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Profil Matheus Lagoa! Legenda dan Kapten Anapolis, Puzzle Terakhir Persebaya Surabaya
Prediksi Skor West Ham vs Wolverhampton, Kemenangan Perdana atau Lanjutkan Tren Positif
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
Breaking News! Persebaya Surabaya Rekrut Kapten Anapolis FC Matheus Lagoa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
