Logo JawaPos
Author avatar - Image
17 Maret 2026, 20.52 WIB

Macet Horor Gilimanuk, Pemudik Turun dari Mobil dan Jalan Kaki hingga 10 kilometer

Sejumlah pemudik jalan kaki karena kendaraan yang ditumpangi terjebak macet tak bisa bergerak. (Radar Bali) - Image

Sejumlah pemudik jalan kaki karena kendaraan yang ditumpangi terjebak macet tak bisa bergerak. (Radar Bali)

JawaPos.com - Terjebak dalam kemacetan panjang yang melelahkan dan penuh ketidakpastian, sejumlah pemudik akhirnya mengambil keputusan nekat.

Mereka memilih turun dari kendaraan dan berjalan kaki untuk mengurai kejenuhan sekaligus mendekat ke tujuan.

Gambaran ini terlihat di sepanjang jalur menuju Pelabuhan Gilimanuk. Kemacetan parah yang terjadi sejak Minggu sore (15/3) membuat arus kendaraan nyaris tak bergerak.

Dalam situasi tersebut, puluhan pemudik memilih langkah ekstrem dengan berjalan kaki sejauh beberapa kilometer demi mencapai kawasan pelabuhan.

Salah satunya adalah Daimam (59), pemudik asal Jawa Tengah. Setelah lebih dari 12 jam terjebak di dalam mobil travel tanpa kepastian, ia memutuskan untuk berjalan kaki sejauh sekitar 10 kilometer menuju Pelabuhan Gilimanuk pada Senin (16/3) dini hari.

“Badan capek, tapi kalau nunggu di mobil rasanya tidak ada kepastian," tutur Daimam saat beristirahat di Masjid Al-Mubarok.

Kisah serupa dialami Febri (22), yang bahkan nekat melintasi kawasan hutan Cekik seorang diri pada malam hari dengan hanya mengandalkan senter dari ponselnya.

Meski berhasil mencapai area sekitar pelabuhan, perjuangan para pemudik belum berakhir. Mereka masih harus menunggu berjam-jam di tepi jalan sambil menanti kendaraan travel atau bus yang mereka tumpangi, yang hingga kini masih tertahan di tengah kemacetan bersama barang-barang mereka di bagasi.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore