Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 16 Maret 2026 | 05.30 WIB

Antrean Kendaraan di Pelabuhan Gilimanuk Berangsur Terurai, 33 Kapal Dikerahkan di Lintasan Ketapang–Bali

Antrean menuju Pelabuhan Gilimanuk (Dok. ASDP) - Image

Antrean menuju Pelabuhan Gilimanuk (Dok. ASDP)

JawaPos.com – Antrean kendaraan menuju pelabuhan di kawasan Gilimanuk, Bali, mulai berangsur terurai seiring percepatan layanan penyeberangan di lintasan Ketapang–Gilimanuk. Sebelumnya, antrean kendaraan menuju Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, bahkan mencapai sekitar 32 kilometer hingga memasuki wilayah Kota Negara.

Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Windy Andale mengatakan bahwa optimalisasi operasional kapal menjadi langkah utama untuk mempercepat penguraian antrean kendaraan.

“Sejak akhir pekan kami melakukan berbagai langkah percepatan, mulai dari penambahan operasi kapal hingga penerapan pola Tiba–Bongkar–Berangkat (TBB). Upaya ini mulai memberikan dampak positif, di mana antrean kendaraan di Pelabuhan Gilimanuk mulai berangsur terurai dan arus kendaraan terus bergerak,” ujar Windy dalam keterangannya, Minggu (15/3).

Berdasarkan laporan operasional ASDP Cabang Ketapang – Posko Pelabuhan Gilimanuk pada Minggu (15/3) pukul 19.00 WITA, sebanyak 33 unit kapal saat ini beroperasi di lintasan penyeberangan tersebut.

Armada yang melayani terdiri dari 19 kapal tipe Moveable Bridge (MB), 11 kapal Landing Craft Machine (LCM), serta tiga unit LCM tambahan yang dioperasikan untuk mempercepat layanan penyeberangan. Seiring antrean yang mulai terurai, pola Tiba–Bongkar–Berangkat (TBB) masih diterapkan pada dermaga LCM untuk tiga kapal.

"Melalui pola ini, kapal yang tiba langsung melakukan proses bongkar muatan dan kembali berlayar tanpa melakukan pemuatan di dermaga tersebut sehingga siklus pelayaran menjadi lebih cepat," jelasnya.

Sementara itu, dari sisi kondisi antrean, laporan di lapangan pada pukul 17.00 WITA mencatat ekor kendaraan masih berada hingga kawasan Desa Tuwed, sekitar Kantor Perbekel, dengan jarak sekitar ±20 kilometer dari Pelabuhan Gilimanuk. Komposisi kendaraan yang mendominasi antrean saat ini adalah kendaraan logistik dan mobil pribadi.

Di sisi lain, rekayasa lalu lintas juga terus diperkuat untuk mendukung kelancaran arus menuju pelabuhan. Salah satunya dengan menerapkan pengaturan kendaraan menuju kantong parkir dan buffer zone yang telah disiapkan.

"Termasuk penghentian sementara perjalanan truk sumbu tiga menuju Pelabuhan Gilimanuk guna mengurangi kepadatan di kawasan pelabuhan," tukasnya.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore