
Kapolres Bima Kota Nonaktif AKBP Didik Putra Kuncoro. Ia Diperiksa Mabes Polri dalam kasus narkoba. (Istimewa/Lombok Post)
JawaPos.com - Mabes Polri turun tangan menangani kasus dugaan peredaran gelap narkoba yang melibatkan beberapa pejabat di Polres Bima Kota.
Setelah Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) mencopot AKBP Didik Putra Kuncoro dari jabatan kapolres Bima Kota, yang bersangkutan kini menjalani pemeriksaan di Mabes Polri.
Dikutip dari pemberitaan dari Lombok Post (Jawa Pos Group) pada Jumat (13/2), AKBP Didik disinyalir juga sudah ditahan oleh Mabes Polri.
Penahanan itu diduga kuat karena perwira menengah dengan dua kembang di pundak tersebut diduga terlibat dalam peredaran gelap narkoba di Kota Bima.
”Sudah nonaktif (dari jabatan kapolres Bima),” ungkap Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Mohammad Kholid.
Sebagai pengganti AKBP Didik, Polda NTB menunjuk AKBP Catur Erwin Setiawan untuk menduduki kursi kapolres Bima Kota.
Catur merupakan pejabat Polda NTB yang sehari-hari mengemban tugas sebagai Kasubdit III Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda NTB.
”Ya (benar), Catur yang gantikan,” ucap Kholid.
Berkaitan dengan kasus peredaran gelap narkoba yang ditangani oleh Polda NTB, Kholid memastikan bahwa proses pendalaman masih berlangsung.
Menurut dia, proses hukum kini bukan hanya dilakukan oleh Polda NTB, melainkan sudah turut ditangani Mabes Polri.
”Kini penyidik sudah ke Mabes (Polri), memeriksa yang bersangkutan (AKBP Didik),” imbuhnya.
Didik disinyalir terlibat dalam peredaran gelap narkotika di Kota Bima. Diduga perwira menengah yang pernah bertugas sebagai kapolres Lombok Utara tersebut sudah menerima uang Rp 1 miliar dari bandar narkoba bernama Koko Erwin.
Peran Didik terungkap setelah penyidik Ditresnarkoba dan Bidpropam Polda NTB mengamankan Malaungi yang pernah bertugas sebagai kasat narkoba Polres Bima Kota.
Maulaungi ditangkap oleh Polda NTB pada Selasa lalu (3/2). Penangkapan dilakukan setelah polisi melakukan pengembangan atas kasus narkoba yang melibatkan Bripka Karol dan istrinya berinisial N.
Di Polres Bima Kota, Bripka Karol adalah anak buah Maulaungi. Keduanya ditangkap karena diduga terlibat jaringan peredaran narkoba.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
