Logo JawaPos
Author avatar - Image
21 Januari 2026, 03.55 WIB

Banjir Surut, Jalur Kereta Api Lintas Utara Pekalongan Kembali Normal

Ilustrasi penumpang kereta api di Stasiun Surabaya Gubeng. (Humas KAI Daop 8 Surabaya) - Image

Ilustrasi penumpang kereta api di Stasiun Surabaya Gubeng. (Humas KAI Daop 8 Surabaya)

JawaPos.com - Jalur kereta api lintas utara di Pekalongan, Jawa Tengah, Daop 4 Semarang, kembali normal dan dilintasi KA pada Selasa (8/1), setelah banjir yang menggenangi sejumlah titik berangsur surut.

Banjir tersebut sempat mengganggu perjalanan kereta api yang hendak melintas, termasuk KA jarak jauh keberangkatan dari maupun menuju stasiun-stasiun di Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono menyebut sejak Jumat (16/1), percepatan penanganan di lokasi terdampak dilakukan untuk menjamin keselamatan serta kelancaran perjalanan KA.

“Mulai hari ini, Selasa (20/1) perjalanan KA berangsur normal seiring dengan selesainya proses penanganan prasarana di wilayah Pekalongan," tutur Mahendro dalam keterangannya, Selasa (20/1).

Meski begitu, KAI Daop 8 Surabaya masih membatalkan satu perjalanan KA jarak jauh, yakni KA Gajayana Tambahan, relasi Malang - Gambir, dengan jadwal keberangkatan pukul 18.25 WIB.

"Karena masih adanya keterlambatan dan mengingat rangkaian kereta harus menunggu kedatangan dari perjalanan sebelumnya, sehingga KAI Daop 8 Surabaya membatalkan perjalanan KA Gajayana," imbuhnya.

Selain membatalkan sejumlah perjalanan, KAI Daop 8 Surabaya juga mengoptimalkan rangkaian kereta sebagai langkah penyesuaian terhadap kondisi lapangan yang terdampak gangguan operasional.

"Rekayasa operasi ini dilakukan untuk menjaga kelancaran layanan pada KA yang masih beroperasi serta mempercepat pemulihan perjalanan setelah kondisi jalur dinyatakan aman," imbuhnya.

KAI Daop 8 Surabaya menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh penumpang atas ketidaknyamanan, yang terjadi akibat adanya perubahan pola operasi dan pembatalan sejumlah perjalanan KA.

"Sebagai wujud tanggung jawab, KAI memberikan kemudahan bagi penumpang yang terdampak, berupa pengembalian bea tiket secara penuh atau reschedule perjalanan sesuai ketentuan yang berlaku," ucap Mahendro.

Penumpang yang sudah terlanjur membeli tiket KA jarak jauh yang dibatalkan (KA Gajayana Tambahan), dapat melakukan refund 100 persen di luar biaya pemesanan, atau melakukan reschedule tanpa biaya tambahan.

"Proses tersebut dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI, loket stasiun, maupun Contact Center 121. Secara kumulatif mulai Jumat (16/1) hingga Selasa (20/1), sebanyak 4.632 penumpang membatalkan tiket KA mereka," pungkas Mahendro.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore