
Tim petugas gabungan memadamkan api yang membakar lahan mineral di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Kamis (15/1). (BPBD Kotawaringin Timur/Antara)
JawaPos.com–Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) masih menerima laporan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah. Yakni Provinsi Aceh, Riau, dan Kalimantan Tengah, meski sebagian daerah masih berada pada musim hujan.
Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, karhutla dilaporkan pertama kali terjadi di Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh, sejak Kamis (15/1). Hingga kini api masih belum sepenuhnya padam.
Berdasar data dari Pusdalops BNPB dilaporkan kebakaran di Aceh Barat melanda lahan seluas sekitar 1,5 hektare di Gampong Lapang, Kecamatan Johan Pahlawan. Tim gabungan menghadapi kendala pemadaman akibat angin kencang serta keterbatasan sumber air yang berada jauh dari lokasi kebakaran.
”Tim masih terus berjibaku melakukan upaya pemadaman dan pendinginan di lokasi terdampak,” kata Abdul Muhari seperti dilansir dari Antara.
Selain Aceh, karhutla juga terjadi di Provinsi Riau, tepatnya di Kabupaten Siak dan Kota Dumai. Laporan BPBD setempat, pada periode 1 - 16 Januari 2026 tercatat kebakaran lahan seluas 3 hektare di Kota Dumai, dan 0,25 hektare di Kabupaten Siak. Total luas lahan terbakar mencapai 3,25 hektare.
Abdul mengatakan, upaya penanganan di Riau dilakukan melalui operasi darat oleh tim petugas gabungan setempat untuk memadamkan api sekaligus mencegah meluasnya kebakaran ke area sekitar.
Sementara itu, kebakaran hutan dan lahan juga terjadi di Provinsi Kalimantan Tengah. Api melalap lahan seluas sekitar enam hektare di Desa Ujung Pandaran, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, pada Kamis (15/1) siang.
”Berdasar laporan kondisi mutakhir tim gabungan telah berhasil menjinakkan kebakaran di wilayah tersebut,” cetus Abdul Muhari.
Dengan rentetan peristiwa tersebut maka BNPB mengimbau secara khusus kepada pemerintah daerah dan masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla. Terutama di wilayah dengan lahan gambut dan kawasan mineral terlantar yang rawan kebakaran.
Meskipun curah hujan masih terjadi di sejumlah daerah yang sebagaimana laporan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) puncak musim hujan masih akan berlangsung hingga Februari.

Prediksi Skor Afrika Selatan vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Penentu Les Rouges Lolos 16 Besar
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
