Kapolri Listyo Sigit Prabowo dan Ketua Komisi IV Titiek Soeharto menghadiri kegiatan panen raya jagung serentak kuartal IV tahun 2025. (Mabes Polri)
JawaPos.com - Kapolri Listyo Sigit Prabowo menghadiri kegiatan panen raya jagung serentak kuartal IV tahun 2025. Kegiatan tersebut digelar di Kampung Tembong Gunung, Desa Sukamahi, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Panen raya itu juga dihadiri Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi. Kehadiran kedua tokoh tersebut menjadi simbol dukungan terhadap penguatan sektor pangan nasional.
Dalam keterangannya, Sigit menyampaikan bahwa panen raya kuartal IV sejatinya dijadwalkan berlangsung pada Desember 2025. Namun pelaksanaannya baru dapat dilakukan pada awal Januari 2026.
"Alhamdulillah hari ini kami melaksanakan kegiatan panen serentak untuk kuartal keempat yang memang seharusnya kita laksanakan di bulan Desember kemarin, namun karena adanya berbagai macam kegiatan kita mundurkan di tanggal 7 Januari," kata Sigit.
Sigit menegaskan bahwa selama satu tahun terakhir Polri aktif mengawal kebijakan ketahanan pangan. Langkah tersebut sejalan dengan target swasembada pangan yang menjadi perhatian Presiden Prabowo Subianto.
"Jadi kurang lebih selama 1 tahun sesuai dengan apa yang menjadi target Bapak Presiden, kita memaksimalkan agar terlaksana swasembada, khususnya untuk Polri mendorong dilaksanakannya swasembada jagung," ujar Sigit.
Dalam pelaksanaannya, Polri turut terlibat langsung dalam pencarian dan optimalisasi lahan tanam. Upaya tersebut dilakukan agar produksi jagung nasional dapat meningkat secara signifikan.
Sigit mengungkapkan bahwa hingga saat ini Polri telah mendapatkan sekitar 1,3 juta hektare lahan potensial. Dari jumlah tersebut, sekitar 586 ribu hektare telah ditanami jagung.
"Selama 1 tahun, sehingga masih ada kurang lebih 700.000 hektare yang akan kita tanam dan mudah-mudahan bisa selesai di tahun 2026, sehingga kemudian 1.300.000 hektare tersebut betul-betul bisa tertanam," ucap Sigit.
Kontribusi Polri di sektor jagung juga terlihat dari hasil panen yang telah dicapai. Hingga kuartal IV 2025, total panen jagung yang didukung Polri telah mencapai sekitar 3,5 juta ton.
Capaian tersebut diharapkan dapat menjadi penopang utama dalam mewujudkan swasembada pangan nasional. Selain memenuhi kebutuhan domestik, hasil panen juga diarahkan untuk menjaga stabilitas pasokan.
Sigit menyebutkan bahwa produksi jagung tersebut diharapkan mampu memenuhi kebutuhan industri pakan ternak. Selain itu, cadangan untuk Bulog juga ditargetkan dapat tercukupi.
"Mudah-mudahan apa yang menjadi atensi dan perhatian Bapak Presiden terkait dengan masalah swasembada, kami bisa ikut berkoordinasi semaksimal mungkin," tegas Sigit.
Pada kegiatan panen di Bekasi, lahan yang dipanen mencapai 25 hektare. Setelah panen, lahan tersebut langsung kembali ditanami untuk mempercepat siklus produksi.

Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
Mentan Amran Terbang ke Jatim Pukul 06.00 WIB, Borong Inovasi ITS: Benih Jagung, Traktor Amfibi, hingga Alat Panjat Kelapa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Roberto Carlos Ungkap Tiga Pemain Terbaik Sepanjang Masa, Lionel Messi dan Pele Tak Masuk!
Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Nathalie Holscher-Aripat Menikah, Sule Titip Pesan untuk Adzam, Balasan Nathalie Jadi Sorotan
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Analis Ungkap Strategi Iran Pilih Sasar Negara Teluk Tanpa Serang Kapal Induk AS
