
Video yang menampilkan sosok diduga sebagai Kepala Desa Jatiwangi, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut tengah memarahi warga viral di media sosial. (Instagram: @jabodetabek24info)
JawaPos.com-Video yang menampilkan sosok diduga sebagai Kepala Desa Jatiwangi, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, tengah memarahi warga viral di media sosial. Sosok kepala desa tersebut diduga marah lantaran kondisi rumah tidak layak huni milik keluarga tersebut viral.
Video ini diunggah akun Instagram @jabodetabek24info dari akun TikTok Butterfly. Awalnya, kondisi rumah diunggah di sosial media untuk mendapatkan perhatian dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
Tujuannya untuk segera memperoleh bantuan. Namun, video tersebut memantik amarah sang kepala desa.
“Sebentar, sebentar, Pak ya. Jangan keras-keras, ayo masuk dulu ke rumah. Ayo ke rumah saya, ayo,” kata sosok pria yang diduga tinggal di rumah itu.
“Makanya kan, jangan ini, ini saya juga lagi koordinasi dengan dinas-dinas, berupaya untuk, barangkali sejauh mana perhatian dari dinas untuk mengupayakan. Barangkali ada bantuan secepatnya. Gitu kan?,” kata sosok kepala desa dengan baju biru dengan nada tinggi.
“Ya sudah, saya kan nggak apa-apa. Ini kan rumah saya. Kalau saya nggak boleh tinggal disini, ya udah, saya kan ini saya jual, saya itu pergi lagi. Disini kan saya punya keluarga juga,” jawab sosok pria itu.
Selanjutnya, sang kepala desa mengungkapkan hal yang sensitif. Dia berujar dimungkinkan kultur sosok pria tersebut yang merupakan orang Jawa memang berbeda dengan warga Kabupaten Garut.
“Kalau numpang, ya numpang aja dulu,” ungkap kepala desa.
“Saya bukan numpang, ini rumah saya, Pak,” jawab pria tersebut.
"Iya, tapi kan domisili ini belum warganya saya, Jatiwangi, ya. Ini salah bapak ini. Ini kenapa bikin rumah, bukan warga Desa Jatiwangi,” jawab kepala desa.
“Saya asli orang sini, Pak,” ungkap sosok istri pria tersebut.
“Saya Bukan-bukan nanya kamu,” jawab kepala desa.
“Ini kan istri saya,” tukas pria tersebut.
Lantas, unggahan ini memantik komentar dari netizen. Salah satunya @ahmad**** yang meminta video ini terus diviralkan.
“Viral kan terus tuman,” ungkap dia.
