Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 20 November 2025 | 01.18 WIB

Amankan Aset Nasional, Lebih dari 41 Prajurit Serbu Babel dalam Latihan TNI Terintegrasi

Puluhan ribu prajurit TNI melaksanakan Latihan Terintegrasi TNI di Bangka Belitung pada Rabu (19/11). (Puspen TNI) - Image

Puluhan ribu prajurit TNI melaksanakan Latihan Terintegrasi TNI di Bangka Belitung pada Rabu (19/11). (Puspen TNI)

JawaPos.com-Latihan TNI Terintegrasi berlangsung di Bangka Belitung pada Rabu (19/11). Dalam latihan tersebut sebanyak 41.397 prajurit TNI terlibat. Baik TNI AD, TNI AL, maupun TNI AU.

Latihan tersebut dilaksanakan untuk mengamankan aset nasional sebagaimana perintah Presiden Prabowo Subianto. 

”Saya perintahkan TNI untuk memblokir seluruh jalur masuk dan keluar di Pulau Bangka dan Pulau Belitung. Negara harus mengetahui secara pasti apa yang keluar dan apa yang masuk. Kita tidak boleh terus dirugikan,” ungkap Presiden Prabowo beberapa waktu lalu.

Atas perintah tersebut, TNI menggerakan pasukan dalam jumlah besar ke Bangka Belitung dan melaksanakan latihan skala besar di daerah itu. Berdasar data, sebanyak 1.000 titik tambang ilegal beroperasi di wilayah Bangka Belitung. Akibat aktivitas penambangan tanpa izin dan praktik penyelundupan, Indonesia diperkirakan kehilangan 80 persen produksi timah nasional. 

Menyikapi kondisi tersebut, Presiden Prabowo mengambil langkah cepat dan strategis dengan memerintahkan TNI melakukan pengamanan ketat terhadap seluruh jalur pergerakan material timah, baik melalui laut, udara, maupun darat. Untuk itu, latihan skala besar dilaksanakan di Bangka Belitung. 

Dalam latihan tersebut, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoedin dan sejumlah pejabat lainnya hadir secara langsung. Para petinggi negara itu, menyaksikan latihan dari Titik Tinjau di Desa Mabat, Bangka. 

Berdasar keterangan resmi dari Mabes TNI, latihan skala besar tersebut menjadi bukti nyata soliditas, kesiapsiagaan, dan kemampuan TNI dalam menghadapi spektrum ancaman, termasuk ancaman terhadap sumber daya alam strategis milik Indonesia.

Latihan itu dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan profesionalisme dan kesiapan tempur prajurit TNI  dan alat utama sistem persenjataan (alutsista).  Kegiatan itu juga menjadi tolok ukur kemampuan operasional seluruh jajaran TNI. Selain itu, latihan TNI terintegrasi  dilakukan sebagai bagian dari Operasi Militer Selain Perang (OMSP). 

”Yang menguatkan legitimasi dan peran TNI di tengah masyarakat, terutama pada wilayah yang memiliki potensi konflik kepentingan seperti kawasan hutan dan sektor pertambangan,” tulis Puspen TNI dalam keterangan tersebut. 

Bangka Belitung dipilih sebagai lokasi latihan didasarkan atas pertimbangan strategis, geografis, dan ekonomis. Daerah itu memiliki kekayaan sumber daya alam yang besar dan menjadi salah satu komoditas strategis nasional, sehingga wajib dijaga dari ancaman eksploitasi ilegal.

Maraknya praktik penambangan tanpa izin selama ini telah merusak lingkungan, menggerus kekayaan negara, dan berpotensi menimbulkan instabilitas sosial. 

”Dalam konteks tersebut, kehadiran TNI menjadi sangat krusial untuk melindungi objek vital nasional, serta membantu pemerintah mengamankan aset bangsa dari berbagai bentuk penyalahgunaan,” lanjut Puspen TNI. 

Secara keseluruhan, alutsista yang terlibat dalam latihan itu terdiri atas puluhan Rantis Maung, 15 drone taktis, 3 KRI, 2 KAL, 1 sea rider, 5 RHIB, 4 RBB, 1 heli Bell TNI AL, 3 pesawat F-16 untuk bombing, 2 pesawat C-130 Hercules, 1 CN-295, 1 Boeing AI-7303 intai, 3 Helikopter Caracal dan Super Puma, serta 3 pesawat Boeing VIP. 

”Penggelaran kekuatan besar ini menegaskan bahwa perlindungan sumber daya alam merupakan bagian integral dari tugas menjaga kedaulatan negara, bukan semata aspek penegakan hukum,” tutup keterangan yang diautentikasi oleh Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi tersebut.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore