
Temuan ratusan ton hasil olahan timah ilegal oleh prajurit TNI AL bersama Satgas Halilintar di wilayah Bangka Belitung pada Minggu (23/11). (TNI AL)
JawaPos.com - TNI AL baru saja membongkar sejumlah gudang yang diduga menyimpan ratusan ton hasil olahan timah ilegal. Langkah itu dilakukan oleh Satuan Tugas (Satgas) Halilintar pada Minggu (23/11) di wilayah Sungailiat, Kabupaten Bangka.
Berdasarkan keterangan resmi Dinas Penerangan TNI AL (Dispenal), Senin (24/11), prajurit TNI AL yang tergabung dalam Satgas Halilintar melakukan verifikasi serta pemeriksaan terhadap sejumlah gudang dan smelter yang diduga menyimpan hasil olahan timah ilegal siap ekspor.
”Ini merupakan upaya TNI AL untuk memastikan setiap aktivitas pengolahan dan perdagangan komoditas strategis berjalan sesuai ketentuan serta mencegah terjadinya pelanggaran yang dapat merugikan negara,” ungkap Kadispenal Laksamana Pertama TNI Tunggul.
Secara lebih terperinci, disampaikan bahwa ada 3 gudang milik seseorang berinisial A sebagai pemilik PT Panca Mega Persada yang diperiksa.
Di Gudang A terdapat 44 ton pasir timah, 20 ton timah balok siap ekspor, dan 15 ton timah balok kasar, dengan total 79 ton.
Di Gudang B, prajurit TNI AL menemukan 10 ton timah balok kasar, 4 ton timah balok siap ekspor, serta 3 ton kerak timah, dengan total 17 ton.
Kemudian di Gudang C diamankan 4 ton timah balok kasar dan 4 ton timah bentuk pot yang diduga timah, dengan total 8 ton.
”Dari seluruh temuan di 3 lokasi tersebut, diperkirakan terdapat 104 ton timah dengan nilai mencapai sekitar Rp31,2 miliar,” imbuhnya.
Tidak hanya itu, TNI AL juga memeriksa sebuah smelter yang diduga milik seseorang berinisial D di wilayah Sungailiat.
Dari lokasi tersebut ditemukan sekitar 500 kampil pasir timah dengan berat rata-rata 50 kilogram per kampil. Ditemukan juga 2 kampil timah batang tidak jadi seberat 75 kilogram.
”Total temuan diperkirakan mencapai 30 ton dengan nilai kurang lebih Rp 9 miliar,” terang dia.
Para prajurit TNI AL yang tergabung dalam Satgas Halilintar memastikan bahwa seluruh kegiatan pemeriksaan dilakukan secara profesional, terukur, dan sesuai prosedur.
Langkah itu dilakukan sebagai bentuk komitmen dalam menjaga disiplin pengelolaan sumber daya mineral serta mencegah praktik ilegal.
”Hasil verifikasi dan pemeriksaan selanjutnya akan dikoordinasikan dengan instansi terkait guna proses penanganan lebih lanjut,” pungkasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Palermo vs Mantova di Coppa Italia: Rosanero Siap Libas Tim Tamu di Renzo Barbera
Sidang Kasus Pemuda Dipukul Pengusaha Buah di Surabaya, Saksi Sebut Tak Melihat Kejadian Jelas
Prediksi Skor Lyon vs Auxerre di Liga Prancis: Les Gones Berpeluang Menang Telak di Groupama!
Prediksi Skor Laos U-20 vs Timnas Indonesia U-20: Garuda Muda Berpeluang Pesta Gol!
Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Diprediksi Menang di Kanjuruhan
Prediksi Skor Toulouse vs Lille di Liga Prancis: Les Dogues Berpeluang Sikat Tuan Rumah!
Prediksi Susunan Pemain Bali United vs PSS Sleman: Dominikus Dion Harap Super Elja Main Pede
Manajemen Buka Suara Usai Ikang Fawzi Dikabarkan Menikah Lagi
