
Pantauan terkini kondisi gunung Marapi Sumatra Barat, Selasa (14/10/2025) pukul 13.00 WIB usai erupsi yang mengakibatkan hujan abu vulkanik. (YouTube Badan Geologi)
JawaPos.com - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) kembali mendeteksi erupsi Gunung Marapi di Kabupaten Agam dan Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar) pada Selasa dini hari (14/10).
Erupsi itu terjadi sekitar pukul 03.52 WIB. Merujuk catatan instrumen yang dirilis oleh PVMBG, erupsi itu terekam dengan amplitudo maksimum 30,4 milimeter dan durasi sekitar 1 menit 11 detik.
”Meskipun tinggi kolom abu tidak teramati secara visual karena tertutup kabut, laporan dari Pos Pengamatan Gunung Marapi menyebutkan bahwa abu vulkanik terdistribusi ke arah timur laut dan sebagian teramati jatuh di wilayah Batu Palano, Kabupaten Agam,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari.
Informasi yang diterima oleh BNPB, sekitar pukul 08.45 WIB tadi pagi, kondisi di Batu Palano terpantau kondusif.
Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam yang sudah menyisir area terdampak menyatakan kabut abu vulkanis masih menutup wilayah puncak kawah. Namun, hujan abu sudah berangsur reda.
”Jalanan di permukiman penduduk masih tertutup abu dengan ketebalan bervariasi,” imbuhnya.
Abdul Muhari juga menyampaikan bahwa Tim BPBD Kabupaten Agam di lokasi memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tidak keluar rumah jika tidak ada keperluan mendesak.
Masyarakat juga diberikan masker demi mencegah dan mengurangi risiko gangguan saluran pernapasan (ISPA) jika terjadi hujan abu susulan dari aktivitas vulkanik.
Dikutip dari Padang Ekspres (Jawa Pos Group), Dampak material vulkanik langsung dirasakan oleh masyarakat di Nagari Batu Palano, Kecamatan Sungai Pua, Kabupaten Agam.
Seorang warga bernama Mak Etek menyampaikan bahwa hujan abu mulai mengguyur menjelang subuh. ”Di Batu Palano hujan abunya sangat tebal sekali akibat erupsi Gunung Marapi,” kata Mak Etek.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Jafar/Felisha dan Adnan/Indah Dicoret dari Kejuaraan Dunia, PBSI Buka Suara Soal Dugaan Match Fixing
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
